Laporkan Masalah

Verifikasi keaslian E-mail dengan metode Otentikasi tak langsung menggunakan kunci validasi pengirim

MUJIYATNA, I Gede, Drs. Jazi Eko Istiyanto, M.Sc.,Ph.D

2006 | Tesis | S2 Ilmu Komputer

Saat ini marak adanya pesan e-mail palsu yakni pesan e-mail yang dikirim bukan oleh pemilik sah alamat e-mail yang digunakan sebagai alamat pengirim. Parahnya lagi penggunaan alamat e-mail yang tidak sah ini digunakan untuk menyebarkan hal-hal yang negatif seperti virus, worm, trojan dan variannya. Untuk mengatasi hal tersebut, sampai saat ini telah banyak diajukan konsep mencegah penggunaan alamat e-mail yang tidak sah. Salah satu teknik mencegah penggunaan alamat e-mail yang tidak sah yakni dengan mewajibkan pengguna membuktikan hak-nya menggunakan alamat e-mail sebagai pengirim. Pembuktian dapat ditempuh dengan otentikasi langsung setiap pengiriman pesan e-mail maupun otentikasi tak langsung. Kunci Validasi Pengirim (Sender Validation Key, SV-Key) menggunakan metode otentikasi tak langsung. Otentikasi dilakukan oleh Mail Transfer Agent (MTA) pada waktu diperlukan berdasarkan data yang ada di SV-key tanpa interaksi langsung dengan pengguna. Pembuktian hak penggunaan alamat e-mail sebagai pengirim dilakukan dengan MTA meminta layanan verifikasi data yang terdapat pada SV-Key oleh Mail Server dimana account e-mail pengirim berada. Hasil verifikasi SV-Key yang dilakukan oleh Mail Server dimana account alamat e-mail pengirim berada, dapat menjadi acuan kebijakan MTA untuk menentukan tindakan yang harus diberlakukan terhadap pesan e-mail yang dilayani.

Nowdays, there are so many fake mails spread. They are sent not by the trully owner of the e-mail address. The situation gets worst, when the ilegal e-mail user used it to spread the negative thinks such as virus, worm, trojan and all the variants. To handle this situations, there are many concept has been proposed until to day, to prevent the ilegal e-mail usage. One of the ilegal e-mail usage prevention technic is by requiring user to prove their right to use the e-mail address as a sender. Proving mechanism could be held by direct authentication to every e-mail sender, or by indirect authentication. The sender validation key (SV-Key) used the indirect authentication method. The Authentication is done by Mail Transfer Agent (MTA) when it is needed, based on the data that available in SV-Key without direct interaction with the user. To prove the e-mail address usage right as a sender, the MTA asking for data verification service that exist in SV-Key, by Mail Server where the sender email account exist. The SV-Key validation that resulting by the Mail Server where the user email account exist, could be used as a MTA regulations to determine action that should be implemented to the served e-mail.

Kata Kunci : Internet, Verifikasi E, mail,Otentikasi, MTA, E-mail, Authentication.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.