Laporkan Masalah

Evaluasi ketepatan pemilihan Antidiabetika untuk pasien usia lanjut dan masalah yang terkait Polifarmasi di Rawat Inap RS PKU Muhammadiyah

INAYATI, Prof. H.A.H. Asdie, MD.,SpPD-KE

2005 | Tesis | Ilmu Farmasi (Magister Farmasi Klinik)

Pasien usia lanjut sering menderita beberapa jenis penyakit sehingga dalam pemberian obat ada kecenderungan terjadi masalah polifarmasi. Bertambahnya jenis obat yang diberikan pada pasien usia lanjut, makin bertambah juga potensi interaksi obat sehingga dapat memunculkan efek yang tidak diinginkan. Evaluasi penggunaan obat untuk pasien DM usia lanjut perlu dilakukan secara rutin. Permasalahan dalam pemilihan antidibetika yang tepat untuk pasien usia lanjut dan potensi masalah yang terkait polifarmasi, belum tergambarkan dengan jelas. Evaluasi ini dimaksudkan memberikan deskripsi permasalahan tersebut pada pasien rawat inap. Penelitian ini merupakan studi retrospektif, data bersumber dari rekam medis dari 113 pasien DM- usia lanjut di rawat inap RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan rancangan yang dipilih adalah deskriptif evaluatif. Dilakukan evaluasi ketepatan pemilihan antidiabetika untuk pasien usia lanjut baik ketepatan jenis obat dengan kondisi pasien maupun kesesuaian biaya obat dan analisis masalah yang terkait polifarmasi yaitu jumlah jenis obat dan risiko efek hipoglikemia dari interaksi antidiabetika dengan obat lain. Hasil penelitian menunjukkan pilihan terapi dengan antidiabetika: oral-insulin (26%), antidiabetika oral tunggal (23%), insulin tunggal (21%), kombinasi 2 golongan antidiabetika oral (15%), diit makanan tanpa obat antidiabetika (12%) dan kombinasi 2 golongan antidiabetika oral- insulin (3%). Peningkatan efek hipoglikemik diketahui pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan pada pilihan terapi insulin tunggal (KGDS dari 560mg/dL menjadi 86mg/dL). Pada pasien dengan gangguan fungsi hati tidak terjadi peningkatan efek hipoglikemik. Hasil analisis statistik menunjukkan rata-rata prosentase biaya antidiabetika terhadap biaya resep total, paling tinggi pada pemberian kombinasi insulin-glimepiride (12.87±8.78 %) dan paling rendah pada pemberian metformin (2.02±1.26 %) . Pola penggunaan obat meliputi antidiabetika (88.5%), antibiotika (75.2%), obat pada sistem syaraf (61.9%), obat pada sistem kardiovaskuler (57.5), multivitamin (46.9%), obat pada sistem pencernaan (32.7%), obat pada sistem pernafasan (14.2%), anti jamur (2.7%), dan obat lainnya (26.5%). Rata-rata jumlah jenis obat adalah 5.59 ± 2.90. Berdasarkan salah satu indikator polifarmasi yakni penggunaan lima obat atau lebih maka terdapat 58.4% pasien memperoleh pengobatan polifarmasi. Peningkatan efek hipoglikemik karena interaksi obat terjadi pada pasien yang mendapat terapi kombinasi insulin- glibenclamid bersama captopril (KGDS dari 346 mg/dL menjadi 90 mg/dL), glimepirid bersama ciprofloxacin (KGDS dari 739 mg/dL menjadi 88 mg/dL), terapi kombinasi insulin-glimepirid (KGDS dari 627 mg/dL menjadi 66 mg/dL) . Berdasarkan kondisi penyakit pasien, biaya obat, maka dapat dikatakan pemilihan antidiabetika untuk pasien usia lanjut belum sepenuhnya tepat menurut literatur dan masih ada masalah terkait polifarmasi dari jumlah jenis obat dan terjadinya efek hipoglikemia pada pasien DM usia lanjut di rawat inap.

Background. The elderly patients often suffer from multiple disease and which in turn to have a risk of polypharmacy. This greatly increases the risk of drug interactions as well as adverse reactions. The use of drugs in patients with pathophysiological condition related to old age can give rise to problems. Many of these problems can be avoided by reducing the dose or by using alternative drugs. A number of antidiabetic clinical data elderly diabetic patiens has not been published. Objective.This study aimed at assessing the prescrip tion profiles for elderly diabetic patients, the appropriate choice of antidiabetic agent, the problems of polypharmacy, the risk of hypoglycemia effect. Methods. This retrospective study was conducted employing medical records of elderly diabetic inpatients during January 2002 to June 2003 in RS PKU Muhammadiyah Hospital . Results. The antidiabetic drug profiles were combination of oral antidiabetic-insulin (26%), oral antidiabetics (23%), insulin (21%), a combination of two oral antidiabetics (15%), without antidiabetic agent (12%) and a combination of two oral antidiabetics-insulin (3%). Hipoglycaemic effect enhanced by renal impairment complications (glucose level: 560 mg/dL to 86mg/dL). The average percentage of antidiabetics cost from total prescription cost were the maximum by combination of insulin-glimepiride (12,87±8,78%) and minimum by metformin (2,02±1,26%). The average number of drug administered to the elderly diabetic inpatient was 5.59 ± 2.90 item of drugs. The risk hypoglycaemic effect enhanced by combination of insulin-glibenclamid with captopril (346mg/dL to 90mg/dL), glimepiride with ciproloxacin (739mg/dL to 88mg/dL), and combination of insulin-glimepirid (627mg/dL to 66mg/dL). The drug prescription profiles for elderly diabetic patients were antidiabetics 88.5%, antibiotics 75.2%, drugs for cardiovascular system 57.5% , drugs for central nervous system 61.9%, drugs for respiratory system 14.2%, a drugs for gastro-intestinal system 32.7%, antifungal drugs 2.7%, multivitamins 46.9% and other drugs 26.5%. The average number of drug administered to the elderly diabetic inpatient in PKU Muhammadiyah Hospital was 5.59 ± 2.90 item of drugs. The more than 4 item of medicine administered to elderly were 48.4% (polypharmacy). The average percentage of antidiabetics cost for total prescription cost were the maximum by combination insulin-glimepiride (12,87 ± 8,78 %) and minimum by metformin (2,02 ± 1,26 %). Conclusion: The numbers of elderly inpatient received antidiabetic and hypoglycaemic effect of antidiabetic possibly enhanced by captopril , ciprofloxacin and renal impaiment complications, it can be concluded that the prescription did not fully commit to the standard literature. The drug administered to elderly diabetic inpatient have to wise to the prevention of hypoglycemia.

Kata Kunci : Farmakologi Klinik,Obat Anti Diabetika,Ketepatan Jenis Obat,Usia Lanjut,Elderly, DM, selection of antidiabetic, polypharmacy, hypoglycaemia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.