Laporkan Masalah

Pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja BIPP Kulon Progo

RAYA, Alia Bihrajihant, Dr.agr. Sri Peni Wastutingsih

2006 | Tesis | S2 Ekonomi Pertanian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan budaya organisasi dan hubungan antarorganisasi BIPP Kulon Progo dengan LSM serta pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja BIPP Kulon Progo. Penelitian ini dilakukan di BIPP Kulon Progo dan LSM (Yayasan Bina Insan Mandiri dan Yayasan DAMAR). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analilitis dan eksplanatif. Untuk mengetahui perbedaan budaya organisasi dan hubungan antarorganisasi BIPP Kulon Progo dengan LSM digunakan uji t (Two independent sample t-test) dan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja BIPP Kulon Progo digunakan model analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beda budaya organisasi antara BIPP Kulon Progo dengan LSM. Budaya organisasi LSM (79,71%) lebih kuat dibandingkan dengan BIPP Kulon Progo (65,46%). Kebijakan hubungan antarorganisasi antara BIPP Kulon Progo dengan LSM juga berbeda. Hubungan antarorganisasi yang dikembangkan di BIPP Kulon Progo berbentuk kerjasama sedangkan di LSM berbentuk kemitraan. Dari hasil analisis, faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja BIPP Kulon Progo adalah budaya organisasi internal dan hubungan antarorganisasi kerjasama sedangkan hubungan antarorganisasi kemitraan tidak berpengaruh terhadap kinerja organisasi BIPP Kulon Progo.

This research has aimed to identify the differences of organizational culture and organizational interrelationship between BIPP Kulon Progo and NGO; and the influence of organizational culture towards organizational performance of BIPP Kulon Progo. This research was conducted at BIPP Kulon Progo and NGO (Yabima’s NGO and DAMAR’s NGO) in Kulon Progo Regency, Daerah Istimewa Yogyakarta Province. The descriptive analytical and explanative method was used in this research. Two independent sample t-tests were used to identify the differences of organizational culture and organizational interrelationship between BIPP Kulon Progo and NGO. Then, multiple regression analysis model was used to clarify the effects of organizational culture and organizational interrelationship toward organizational performance of BIPP Kulon Progo. The results appeared that organizational culture in NGO was stronger than BIPP Kulon Progo. The policies of organizational interrelationship were also different. BIPP Kulon Progo developed relationship rather than partnership. Therefore, partnership had no significant effect towards organizational performances. In the other side, organizational culture and relationship had a positive effect toward organizational performance of BIPP Kulon Progo.

Kata Kunci : Ekonomi Pertanian,Budaya Organisasi,Kinerja BIPP,Organizational Culture, Organizational Interrelationship, and Organizational Performance


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.