Laporkan Masalah

Faktor-faktor yang mempengaruhi alokasi belanja aparatur pada unit kerja di Kota Ambon tahun 2003-2004

MAHULETTE, Saleh Imran, Drs. Herman Legowo, M.Si

2006 | Tesis | S2 Akuntansi

Penganggaran merupakan aktifitas pemerintah dan bersifat universal. Pengalokasian anggaran belanja aparatur hendaknya dilakukan secara rasional dan obyektif yaitu dengan mencermati faktor-faktor yang mempengaruhi alokasi belanja aparatur satuan kerja. Kenyataan saat ini, struktur APBD belum seperti yang diharapkan. Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi anomali dalam sistem alokasi pembiayaan daerah. Sektor pembinaan aparatur yang notabene lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan birokrasi telah menyerap dana yang terbanyak (Sofyan, 2001) Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pengalokasian belanja aparatur yaitu jumlah pegawai, jumlah kendaraan, jumlah inventaris dan luas bangunan. Perubahan masing-masing faktor tersebut terutama jumlah pegawai dan jumlah inventaris akan mempengaruhi besar kecilnya anggaran belanja aparatur. Identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi alokasi belanja aparatur, dianalisis dengan menggunakan SPSS 11.5 For Windows. Dilakukan pengujian dengan uji asumsi klasik; Yaitu antara lain Uji linearitas, Uji Multikolinearitas, Uji Heteroskedastitas dan Uji Normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode tahun 2003 – 2004, jumlah pegawai, jumlah inventaris, berpengaruh positif dan signifikan terhadap alokasi belanja aparatur. Sementar jumlah kendaraan dan luas bangunan berpengaruh tidak sinifikan, ketika dilakukan pengujian secara parsial (individual). Tetapi ketika dilakukan pengujian secara simultan (bersama-sama), semua variabel independen berpengaruh positif terhadap variabel dependen Belanja aparatur). Hal ini menunjukkan bahwa keputusan pemerintah yang dapat mengakibatkan perubahan jumlah faktor-faktor tersebut akan mempengaruhi besarnya alokasi belanja aparatur.

Budgeting is a governmental activity that is a common usage in other activities. Official budget is a financial resource to support the unit activity that can meet the goal of local governmental expenditures. Official budgeting allocation must be rational and objective by considering factors that influence unit official budget allocation. At the present time, local government expenditure and income budgeting structure have not satisfied what is expected. Many researches identify several anomalies in local government budget. Official expenditure that fulfills an official need absorb the biggest fund (Sofyan; 2001). Factors that are considered in official budget allocation are employees, inventories, vehicles and spaces. The changes of each factor, especially employees and inventories, will influence the amount of official budgeting. Identification of the factors that influence official spending allocation is analyzed by a multiple regression method with SPSS 11.5 for Windows. The classical assumption Test that is assessed is linearity test, multicollinearity test, hetoroscedasticity test, and normality test. The result is employees and inventories influence positively official spending during 2003 – 2004. Meanwhile, Vehicles and spaces do not significantly influence it. These results are from a partial test. However, if applied simultaneously, test indicated that all independent variables influenced positively official spending. These indicate that local governmental decision that alters those factors will influence the amount of official spending allocation.

Kata Kunci : APBD,Belanja Aparatur, official spending


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.