Pengaruh pengukuran kinerja, budaya organisasi dan dukungan organisasional terhadap kinerja pegawai pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan
PRIHARJANTO, Akhmad, Dr. Indra Bastian, MBA
2005 | Tesis | S2 AkuntansiOrganisasi publik saat ini dituntut oleh masyarakat untuk dapat menunjukkan kinerja yang optimal sebagai pertanggungjawaban kepada publik atas amanat yang dibebankannya. Masyarakat menuntuk pelayanan yang lebih baik. Untuk itu organisasi publik harus dapat meningkatkan kinerjanya. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja organisasi adalah dengan meningkatkan kinerja pegawai. Berkenaan dengan hal tersebut penelitian ini berkeinginan untuk mengetahui dan membuktikan hubungan antara pengukuran kinerja, budaya organisasi dan dukungan organisasional terhadap kinerja pegawai pada organisasi sektor publik. Penelitian ini dilakukan pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan yang merupakan sebuah instansi pemerintah. Pengambilan data dilakukan mulai tanggal 24 Nopember sampai dengan 5 Desember 2005 dengan menyebarkan kuisioner kepada para pelaksana dan pejabat eselon III serta IV di lingkungan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan. Responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 108 pegawai yang telah bekerja pada instansi tersebut dengan masa kerja minimal dua tahun dan rata-rata masa kerja respoden adalah lima belas tahun. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada pengujian individual (parsial) variabel pengukuran kinerja dan dukungan organisasional signifikan berpengaruh pada kinerja pegawai pada tingkat signifikansi 5% (α = 0,05). Sedangkan variabel budaya organisasi signifikan berpengaruh pada tingkat signifikansi 10% (α = 0,10), nilai p value variabel budaya organisasi adalah 0,085. Adapun pada pengujian simultan ketiga variabel tersebut secara bersama-sama mempengaruhi kinerja pegawai memberikan hasil yang signifikan dengan nilai p value 0,000. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengukuran kinerja, budaya organisasi dan dukungan organisasional secara bersama-sama mempengaruhi kinerja pegawai.
Public organization in recent time is demanded by public to be able to show optimum performance as responsibility to public for mandate burdened to them. Public want better service. Therefore, public organization must be able to improve their performance. One way to improve organizational performance is by improving employee performance. In relation to that, this research is intended to know and proof relation between performance measurement, organizational culture, and organizational support to employee performance at public sector organization. This research was done at Financial Education and Training Agency, which is a public institution. Data collection was done since November 24th to December 5th, 2005 by distributing questionnaire to staff and 3rd and 4th echelon officials at Financial Education and Training Agency environment. Respondents in this research are 108 staffs who have been working in that institution with tenure of minimum two years and average respondent tenure of fifteen years. Result of this research shows that on individual (partial) test, the variables of performance measurement and organizational support is significantly influencing employee performance at 5% significance level (α = 0.05). Whereas variable of organizational culture is significantly influencing at 10% significance level (α = 0.10), p-value of organizational culture variable is 0.085. In simultaneous test, the three variables are simultaneously influencing employee performance and giving significant result with p-value of 0.000. Therefore, it can be concluded that performance measurement, organizational culture and organizational support are simultaneously influencing employee performance.
Kata Kunci : Kinerja Pegawai,Budaya Organisasi dan Dukungan Organisasional,performance measurement, organizational culture, organizational support, employee performance