Laporkan Masalah

Mutu interaksi supervisor dan petugas gizi Puskesmas di Kota Jayapura

SIMANGUNSONG, Eddy H, dr. Rossi Sanusi, MPA.,Ph.D

2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Kebijakan

Latar belakang: pencapaian target cakupan program gizi di puskesmas selama ini belum tercapai dan ini disebabkan oleh faktor terutama faktor sumber daya manusia. Pengelolaan program gizi yang dilaksanakan oleh tenaga gizi puskesmas kurang mendapat bimbingan dari supervisor di tingkat dinas. Sementara supervisor juga masih kurang kemampuannya baik teknis program maupun teknis supervisi. Dalam penelitian ini, yang akan diteliti adalah mutu interaksi supervisor-petugas gizi dalam pelaksanaan supervisi di puskesmas. Metode Penelitian: adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif dengan triangulasi data yang bertujuan menelaah lamanya penggunaan waktu supervisi dan pengukuran mutu interaksi supervisorpetugas- gizi puskesmas dalam melaksanakan supervisi di puskesmas. Unit analisis dalam penelitian ini adalah petugas supervisor yang berasal dari dinas kesehatan serta subjek penelitian untuk mendapatkan triangulasi data adalah pasien yang diambil secara acak dari puskesmas, seluruh coordinator gizi puskesmas, kadinkes, kasubdin dan kabag tata usaha Dinas Kesehatan Kota Jayapura. Hasil penelitian: dari hasil penelitian didapat hubungan yang cenderung positif antara lama waktu kunjungan supervisi dengan mutu interaksi supervisor-petugas gizi dan juga hubungan yang cenderung positif antara mutu interaksi supervisor-petugas gizi dengan puskesmas-puskesmas dengan kinerja program gizi rendah, sedang dan tinggi.

Background: Underachievement of nutrition program coverage target in community health center is mainly caused by human resource factor. Management of nutrition program by nutrition officers in community health center is now under minimum supervision from district health office. Supervisors still also have to improve their technical capability both in programming and supervising. In this study, interaction quality between supervisor and nutrition officers is measured in community health center setting. Methods: It is a descriptive study using qualitative methods with data triangulation to measured the length of supervising time and its correlation with quality of supervisor and nutrition officers interaction. Unit analysis are supervisors from district health office with study subjects composed of patients randomly selected from community health center, all nutrition program coordinators, head of district health office, head of district subdivision offices, and head of administration office in Jayapura District Health Office. Result: There is positive correlation between the length of supervision time with the interaction quality of supervisor and nutrition officers. The study also shows significant result between interaction quality between supervisor and nutrition officers with the working performance of nutrition program.

Kata Kunci : Layanan Kesehatan,Gizi,Mutu Supervisor dan Petugas Gizi, interaction, supervision quality, supervisor, non verbal communication


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.