Evaluasi kesesuaian lahan untuk tanaman Nilam di Kecamatan Turi Kabupaten Sleman Yogyakarta
NUGRAHENI, Irma Lusi, Drs. Tukidal Yunianto, M.Sc
2005 | Tesis | S2 GeografiPenelitian dengan subjek evaluasi kesesuaian lahan untuk tanaman nilam dilakukan di Kecamatan Turi Kabupaten Sleman Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi subkelas kesesuaian lahan untuk tanaman nilam dan produktivitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Satuan lahan sebagai satuan evaluasi disusun dari tumpang susun peta bentuklahan, peta lereng, peta tanah dan peta penggunaan lahan. Kelas kesesuaian lahan dari masingmasing unit lahan dipetakan dalam peta kelas kesesuaian lahan dengan skala 1:25000. Jumlah satuan lahan 35 dan contoh tanah ada 23. Pengambilan data lapangan menggunakan teknik stratified random sampling dan pengambilan contoh tanah ditetapkan secara purposive sampling. Klasifikasi kesesuaian lahan mengacu pada sistem FAO (1976) sedangkan kriteria penilaian kesesuaian lahan untuk tanaman nilam menggunakan kriteria dari Fakultas Pertanian UGM (1985). Penentuan kelas dan subkelas kesesuaian lahan menggunakan sistem matching yang dibantu dengan program LCLP (Land Classification and Landuse Planning). Satuan lahan kemudian digunakan sebagai dasar untuk mengetahui hubungan antara kesesuaian lahan dengan produktivitas tanaman nilam menggunakan uji korelasi Rangk Spearman dan untuk menguji tingkat kepercayaan dengan signifikansi 5% di gunakan uji t dengan bantuan program SPSS versi 10.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kelas kesesuaian lahan untuk tanaman nilam adalah sesuai marginal (S3) seluas 2793,963 ha (64,84%) dengan subkelas S3-crn,S3-crs,S3-cr,S3-c, kelas tidak sesuai untuk saat ini (N1) seluas 1505,593 ha (37,93%) dengan subkelas N1-rs, N1-s, N1-r, N1-fn,N1-sfn, dan kelas sangat tidak sesuai (N2) seluas 9,444 ha (0,23%) dengan subkelas N2-r. Faktor pembatas dominan adalah zone agroklimat (c) dan retensi hara (r). (2) Produktivitas nilam tergolong pada kelas rendah (3) Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata ada hubungan yang erat antara subkelas kesesuaian lahan dengan produktivitas tanaman nilam.
The research with subject of land suitability evaluation for patchouli plant was conducted in subdistrict of Turi, Sleman Regency, Province of Special District of Yogyakarta. The present research was aimed to evaluate sub class of land suitability for patchouli plant and its productivity. The method used was survey method. Land unit as evaluation unit was constructed from overlay of landform, slope, soil and landuse maps. The subclass of land suitability of each land unit was mapped in subclass map of land suitability in scale 1:25.000. Total land unit 35 and land sample 23. Data taken on field using stratified random sampling technique and soil sampling was defined in purposive sampling. Classification of land suitability was referred to the FAO system (1976) while eveluation criteria of land suitability for patchouli plant use criteria from Faculty of Agriculture Gadjah Mada University (1985). Class and subclass determination of land suitability use matching system assisted with LCLP (Land Clasification and Landuse Planning) program. The land unit was used furthermore as base to observe the relationship between land suitability and patchouli plant productivity with Range Spearman Correlation and to examine the confidence level with significancy 5% was used t-test with SPSS program version 10.0. The result show that (1) class of land suitability for patchouli plant was suitable of marginal (S3) as wide as 2793.293 ha (64.84%) wih subclass S3-crn, S3-crs S3-cr S3-c, class that not suitable to the present time (N1) as wide as 1505.593 ha (37.93%) with subclass N1-rs, N1-s, N1-r, N1-fn, N1-sfn, and most not suitable class (N2) as wide as 9.444 ha (0.23%) with subclass N2-r. The dominant limitation factor was agroclimate zone (c) ans nutrient resistences. (2) The patchouli productivity was classified in lower class (3) the result show that apparently there was close relationship between subclass of land suitability and patchouli plant productivity.
Kata Kunci : Geografi Fisik,Evaluasi Lahan,Tanaman Nilam, Land suitability, patchouli plant, patchouli productivity, relationship between land suitability and patchouli plant productivity.