Dukungan sosial suami terhadap partisipasi wanita dalam Program Skrining Kanker Leher Rahim di Biro Konsultasi Kanker Yayasan Kucala Yogyakarta
RACHMADANIAR, dr. Ova Emilia, M.Med.,SpOG.,Ph.D
2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Kesehatan Ibu dan AnLatar Belakang : Delapan puluh persen penyakit kanker leher rahim di Indonesia diketahui sudah stadium lanjut, hal tersebut disebabkan masih sedikit wanita yang melakukan pap smear. Upaya untuk mengurangi morbidatas dan mortalitas kanker leher rahim dengan melaksanakan program skrining kanker leher rahim telah dilaksanakan namun usaha tersebut belum mencapai keberhasilan. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui dukungan sosial suami terhadap partisipasi wanita dalam program skrining kanker leher rahim di Biro Konsultasi Kanker Yayasan Kucala Yogyakarta. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah observational dengan rancangan kasus kontrol. Subjek penelitian adalah wanita yang pertama kali melakukan pap smear di klinik yayasan kucala yogyakarta, selama 4 bulan terakhir (Desember 2004 - Maret 2005) sebagai kasus dan sebagai kontrolnya adalah wanita yang tidak pernah melakukan pap smear dan masuk dalam kriteria inklusi. Besar sampel sebanyak 73 kasus dan 73 kontrol (1:1). Variabel bebas meliputi: dukungan sosial suami dan variabel luar adalah: usia, pendidikan, pekerjaan dan pendapatan keluarga. Variabel terikat adalah partisipasi wanita dalam program skrining kanker leher rahim. Analisis data secara bertahap yaitu: 1). analisis univariabel dilakukan dengan distribusi frekuensi; 2). analisis bivariabel dengan uji statistik Chi-square McNemar 3). analisis multivariabel dengan conditional logistic regression. Hasil: Hasil penelitian ini menggambarkan variabel bebas dukungan sosial suami mempunyai hubungan yang bermakna (p< 0,05) terhadap partisipasi wanita dalam program skrining kanker leher rahim dengan nilai OR= 5,3 (2,49< OR< 11,38). Kesimpulan : Dukungan sosial suami merupakan faktor yang berperan terhadap partisipasi wanita dalam program skrining kanker leher rahim.
Background: Eighty percent of cervical cancer disease in Indonesia is identified at late stadium. This is due to few number of women who have pap smear. One effort to reduce cervical cancer morbidity and mortality is implementing cervical cancer screening program; however, such effort has not gained success.
Objective: To identify husbands' social support to women's participation in cervical cancer screening program at Cancer Consultation Bureau of Kucala Foundation, Yogyakarta.
Method: The study was an observation with case control design. Subject of the study were women who had pap smear for the first time at Kucala Foundation, Yogyakarta from December 2004 to March 2005 as case and those who had never had pap smear and met inclusion criteria as control. Samples were as many as 73 cases and 73 controls (1:1). Independent variable was husbands' social support and external variables consisted of age, education, job and family income. Dependent variable was women's participation in cervical cancer screening program. Data analysis was done in stages: 1) univariable analysis used frequency distribution; 2) bivariable analysis used McNemar chi-square statistical test; 3) multivariable analysis used conditional logistic regression.
Result: Result of the study revealed that independent variable of husbands' social support had significant relationship (p<0.05) with women's participation in cervical cancer screening program with OR=5.3 (2.49
Kata Kunci : Kesehatan Reproduksi,Skrining Kanker Leher Rahim,Dukungan Sosial Suami