Laporkan Masalah

Hubungan antara pola pengasuhan dan sanitasi dengan status gizi anak Balita pada ibu bekerja di daerah konflik di Kabupaten Pidie Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

ZULKIFLI, Dra. Nida Ul Hasanat, M.Si

2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Perilaku dan Promosi

Latar Belakang : Masalah gizi memiliki dimensi yang luas, menyangkut masalah sosial dan politik. Konflik vertikal antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan pemerintah yang terjadi di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), khususnya di Kabupaten Pidie mempunyai dampak terhadap masyarakat sipil terutama pada ibu rumah tangga dan anak balita. Konflik berkepanjangan sampai saat ini telah menimbulkan permasalahan yaitu menurunnya pendapatan, daya beli dan keadaan gizi masyarakat. Akibat dari permasalahan tersebut, ibu rumah tangga bekerja di luar rumah untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola pengasuhan dan sanitasi dengan status gizi pada ibu bekerja terhadap kesehatan balita khususnya dalam situasi konflik di Kabupaten Pidie. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Pidie Propinsi NAD. Subjek penelitian adalah anak balita dan ibunya yang bekerja, besar sampel minimal yang dibutuhkan sebesar 96 orang. Variabel yang diteliti adalah : pola pengasuhan dan sanitasi serta status gizi anak balita. Data pada subjek ibu bekerja dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, penilaian status gizi anak balita menggunakan metode antropometri dengan indeks BB/TB. Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara pola pengasuhan dan sanitasi dengan status gizi anak balita dilakukan analisis statistik dengan uji Kai Kuadrat ( X2 ). Hasil : Pola pengasuhan makan berhubungan dengan status gizi anak balita pada ibu bekerja (p=0,001) dengan OR = 6,36, pola pengasuhan kesehatan tidak berhubungan dengan status gizi anak balita pada ibu bekerja (p=0,357), pola asuh waktu berhubungan status gizi anak balita pada ibu bekerja (p=0,031) dengan OR = 2,97, Sanitasi makanan tidak berhubungan dengan status gizi anak balita pada ibu bekerja (p=0,589) dan sanitasi lingkungan berhubungan dengan status gizi anak balita pada ibu bekerja (p=0,045) dengan OR = 2,76. Kesimpulan hasil penelitian : Pola pengasuhan makan, pola pengasuhan waktu dan sanitasi lingkungan yang kurang baik pada ibu bekerja akan mengakibatkan menurunnya status gizi anak balita.

Background: Nutrition problems have a wide dimension, including social and political aspects. Verical conflict between Independent Aceh Movement and the government in Province of Nanggroe Aceh Darussalam, particularly at Pidie District brings impact to civil society especially to housewives and children under five years. Continous conflict until now has caused problems such as declining income, purchasing power and nutritional status of the community. Such problems have made housewives work outside to fulfil economic necessities of the family. Objective: The purpose of the study was to identify association between rearing pattern and sanitation and nutritional status among working mothers to health of children under five years particularly during conflict at Pidie District. Method: This was a quantitative research with cross sectional design. It was conducted at Pidie District, Province of Nanggroe Aceh Darussalam. Subject of the study were children under five years and their working mothers with as many as 96 samples minimum. Variables observed were rearing pattern and sanitation as well as nutritional status of children under five years. Data of working mothers were collected through questionnaires, assessment of nutritional status of children under five years used antrophometric method with body weight/body height index. To find out whether there was association between rearing pattern and sanitation and nutritional status of children under five years, statistical analysis using chi square (x2) technique was made. Result: Eating rearing pattern had association (p=0.001) OR=6.36; health rearing pattern did not have association (p=0.357); time rearing pattern had association (p=0.031) OR=2.97; food sanitation did not have association (p=0.589) and environment sanitation had association (p=0.045) OR=2.76 with nutritional status of children under five years among working mothers. Conclusion: Improper eating rearing pattern, time rearing pattern and environment sanitation among working mothers caused declining nutritional status of children under five years.

Kata Kunci : Perilaku Sehat,Pola Asuh dan Sanitasi,izi Balita,Ibu Bekerja


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.