Laporkan Masalah

Sistem pendukung keputusan pemeliharaan jaringan irigasi :: Studi kasus jaringan irigasi Pemali Kanan D.I Pemali Bawah Kabupaten Brebes

ASMORO, Dani, Prof.Dr.Ir. Bambang Triatmodjo, CES.,DEA

2005 | Tesis | S2 Teknik Sipil (Magister Pengelolaan Sarana Prasa

Pemeliharaan dengan baik dan benar diperlukan untuk menjamin agar prasarana irigasi dapat melakukan fungsi sesuai dengan umur yang diharapkan guna menunjang peningkatan produksi pangan. Keterbatasan dana dan tuntutan efisiensi mengakibatkan pengelola harus jeli dalam menyusun suatu rencana pemeliharaan dan perawatan yang optimal. Karenanya diperlukan suatu sistem pendukung keputusan pemeliharaan jaringan irigasi untuk membantu pengelola dalam menentukan prioritas pemeliharaan jaringan irigasi Pemali Kanan D.I Pemali Bawah Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan metode indeks gabungan berdasarkan hierarki bangunan yang dikembangkan oleh Uzarski (1997) dalam penilaian kondisi bangunan irigasi. Selain indeks kondisi bangunan irigasi prioritas ditentukan juga dari luas areal yang dialiri yang terdefinisi dalam Nilai Tingkat Areal Dialiri (NTAD) dan Nilai Bobot fungsi bangunan irigasi terhadap kinerja jaringan (NBB), faktor-faktor tesebut membentuk Nilai Prioritas Bangunan (NPB). Korelasi Triserial berfungsi mengelompokan seluruh NPB jaringan irigasi ke dalam tiga kategori prioritas yaitu prioritas pertama, kedua dan ketiga. Dari analisa penilaian kondisi jaringan irigasi diperoleh hasil untuk saluran irigasi dengan kondisi baik sekali 2%, baik 2%, cukup 29 % dan sedang 67 % dari 55 ruas saluaran irigasi. Indeks kondisi tertinggi 89,6 yaitu ruas saluran B.Wd 1 - B.Wd 2 dan indeks kondisi saluran terendah 40 yaitu pada ruas saluran B.Wd 2 - B.Wd 3 dan B.Ks 7 - B.Ks 8. Untuk bangunan sadap kondisi baik 36%, sedang 57%, cukup 5 % dan buruk 2% dari 55 bangunan sadap. Indeks kondisi bangunan sadap tertinggi 78,161 yaitu BP III sadap dan terendah B.Wb.2 sadap dengan indeks kondisi 34,209. Dari 8 bangunan bagi 50 % dalam kondisi sedang dan 50 % dalam kondisi baik dengan indeks kondisi tertinggi 77,568 yaitu bangunan B.Pa.5 bagi dan indeks kondisi terendah 54,953 yaitu Bangunan BP III bagi. Untuk indeks kondisi intake bendung yaitu 81,798 dengan kondisi baik. Prioritas Pemeliharaan jaringan irigasi ini terbagi menjadi: prioritas pertama (segera) yaitu dengan syarat NPB ≥ 4,899, prioritas kedua (perlu) yaitu NPB diantara 1,913 dan 4,899 dan prioritas ketiga (dapat ditunda) NPB ≤ 1,913. Untuk bangunan irigasi yang termasuk prioritas pertama yaitu Intake Bendung, 8 ruas Saluran dan 6 Bangunan Bagi. Prioritas kedua yaitu sebanyak 67 bangunan irigasi yang terdiri dari 19 bangunan sadap 46 ruas saluran dan 2 bangunan bagi. Sedangkan untuk prioritas ketiga yaitu sebanyak 37 bangunan irigasi yang terdiri dari 36 bangunan sadap dan 1 saluran irigasisi yaitu BWd. 2 –BWd. 3

Good and right maintenance needed to assure irrigation infrastructure to serve as long as its life time service to support increase food production. Limited budget and required efficiency to make infrastructure department must be shrewd to arrange optimum maintenance program. That way they need a decision support system of irrigation network maintenance to help them decide priority of Pemali Kanan irrigation network maintenance in Brebes. This research use composite index condition method which base on irrigation structure hierarchy developed by Uzarsky (1997). In addition, priority also influenced by wide of irrigation area (NTAD) and the weight value of irrigation structure (NBB). Those factors are form in Structure Priority Value (NPB). Triserial correlation divides all of NPB irrigation network into three priorities. From result analyst appreciate condition of structure irrigation network show 2 % of 55 waterways in excellent, very good 2 0/0, fair 29 %, and good 67 %. The highest Index condition waterway is 89,6. It is B.Wd 1 — B.Wd 2 waterway and the lowest is 40 they are B.Wd 2- B.Wd 3 and B.Ks7- B.Ks 8. 36 % of 55 tap structure in very good, good 57 %, fair 5 % and poor 2%. The highest Index condition tap structure is 78,161 its BP III tap structure and the lowest is 41,42 its B. Wb.2 tap structure. 50 % of 8 divide structure in very good and others are good which highest index conditions is 77,568 its B.PaS divide structure and lowest is 54,953 its BP III divide structure. Index condition Intake is 81798 which condition is very good. Irrigation network maintenance priority divide into: first priority (Soon) which condition if NPB > 4,899, second priority (need) which condition if NPB between 1,913 until 4,899 and third priority which condition if NPB < 1,913. Irrigation structures that are included into first priority are intake, 8 waterways and 6 divide structures. Second priorities are 19 tap structures, 46 waterways and 2 divide structures. Third priority are 36 tap structures and 1 waterway its B.Wd 2- B.Wd 3

Kata Kunci : Jaringan Irigasi,Pemeliharaan,Sistem Pendukung Keputusan, Maintenance, Irrigation Structure Index Condition, Priority, Irrigation Network


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.