Studi mengenai budaya organisasi dan Resistance to Change
RUMAYANTI, Siti Sari, IJK. Sito Meiyanto, Ph.D
2005 | Tesis | S2 Psikologi (Psikologi Industri dan Organisasi)Tujuan penelitian yang berbasiskan pendekatan grounded theory ini adalah untuk memahami peran budaya organisasi terhadap resistance to change pada PSBL “Phala Martha†yang lebih diarahkan pada upaya untuk mengeskplorasi dikembangkannya pemahaman-pemahaman baru yang sifatnya kontekstual yang melatarbelakangi fenomena yang diteliti. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan wawancara mendalam, sementara pengumpulan data sekunder dilakukan dengan cara observasi dan studi dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di PSBL “Phala Martha†Cibadak – Sukabumi, denmgan partisipan penelitian sebanyak 10 orang yang dipilih seara purposif. Analisis data dilakukan sesuai dengan pendekatan grounded theory yaitu open coding, axial coding, serta selective coding. Hasil yang diperoleh dari penelitian menyebutkan bahwa kondisi resistance to change di PSBL “Phala Martha†menunjukkan tingkat yang tinggi, sementara budaya organisasinya tersosialisasi dengan lemah pada anggotanya. Kualitas budaya organisasi di PSBL “Phala Martha†selain disebabkan oleh indikator yang telah ditentukan untuk diteliti yaitu identitas organisasi, komitmen kolektif, stabilitas sistem sosial, dan cara pembinaan yang dilakukan organisasi, juga karena model kepemimpinan, sistem penerimaan pegawai, serta jarang dilakukannya monitoring dari pusat (Departemen Sosial) sebagai sumber kebijakan. Budaya organisasi yang lemah tersebut menimbulkan perilaku resistance to change pada karyawan panti yang pada akhirnya mengakibatkan menurunnya kualitas kerja, tidak adanya etos kerja, program pelayanan tidak terlaksana sebagaimana mestinya, tingginya kecenderungan timbulnya konflik di antara karyawan, tingginya absenteeism, serta stigma tidak baik mengenai organisasi beserta karyawan dari lingkungan sekitar panti.
The aim of this research which based on grounded theory approach is to understand resistance to change behavior related to the role of corporate culture at PSBL “Phala Martha†in order to explore a new contextual of views that cause the phenomenon. This study consists of primary and secondary data. Primary data collected by in depth interview. Secondary data collected by observation and documentation study. PSBL “Phala Martha†Cibadak - Sukabumi was chosen as the place for the research, with 10 participants who have been selected purposively. Open coding, axial coding, and selective coding which part of grounded theory approach was used for data analysis. The results showed that the grade of resistance to change condition at PSBL “Phala Martha†was high, and on the other hand the corporate culture has weakly socialized to the member of the organization. In fact, the quality of corporate culture at PSBL “Phala Martha†not only caused by definite indicators such as organization identity, collective commitment, social stability system, and organization mentoring. The in depth interview results showed that the leadership style, recruitment system, and monitoring policy done by Departemen Sosial were also the causes of corporate culture weaknesses. The weaknesses of corporate culture triggered resistance to change behavior in almost of each member. The decreased work quality and work ethic, increased conflicts between the member of organization and absenteeism have been shown by the member. Finally the weaknesses led to the negative image of the corporate culture and the member behavior of PSBL “Phala Marthaâ€.
Kata Kunci : Budaya Organisasi,Resistance to Chnage, Resistance to change, corporate culture, grounded theory