Laporkan Masalah

Analisis jaringan air bersih :: Studi kasus PDAM Kabupaten Banggai di Kota Luwuk

MAADJI, Rizaldi, Dr.Ir. Radianta Triatmadja

2005 | Tesis | S2 Teknik Sipil (Magister Pengelolaan Sumberdaya A

PDAM Kabupaten Banggai sampai saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan air bersih. Adanya daerah layanan yang tidak mendapat suplai air secara kontinyu yaitu rendahnya tinggi tekanan relatif (tekanan negatif), sementara ketersediaan sumber air baku cukup besar dan berada pada elevasi yang memungkinkan untuk menyuplai air secara gravitasi. Ketidakmampuan PDAM diduga karena tingkat kebocoran cukup besar baik yang disebabkan oleh faktor teknis dan non teknis serta tidak adanya perencanaan awal teknis sistem jaringan sehingga tidak optimal dalam pelayanannya. Penelitian ini merupakan kajian teknis jaringan air bersih PDAM Kabupaten Banggai di Kota Luwuk. Tekanan disetiap titik pada jaringan dengan berbagai pola operasi dikaji dengan bantuan program aplikasi WaterNet yang disimulasikan pada berbagai kondisi jaringan. Berdasarkan simulasi disusun pola operasi dan pemeliharaan yang efisien. Selain itu juga dilakukan optimasi tarif air yang sesuai dengan pembiayaan operasional PDAM. Hasil kajian menunjukkan bahwa layout dan data teknis jaringan pipa kondisi yang mirip dengan nyatanya, sehingga memudahkan untuk mengatur permasalahan suplai air dan perbaikan jaringan. Optimasi tarif air akan dapat memberikan pendapatan rata-rata per bulan kepada PDAM sebesar Rp 380.000.000,-, meningkat dibandingkan dengan pendapatan saat ini sebesar Rp 250.000.000,-. Jika kebocoran dapat dikurangi maka diharapkan adanya peningkatan efisiensi dan kesehatan PDAM.

Until today, PDAM Kabupaten Banggai has not been able to fulfill the domestic water demand. As can be seen from the fact that there are area with significantly low relative pressure (even negative). Unsupplied area can actually be served as there are considerably large supply of domestic water situated in elevation point, which is potential for gravitational flow. It is assumed that PDAM unefficiency is due to extensive leaking both from technical and non technical factors, and also because there is no good planning of the networks system that results in un-optimal service. This study is a technical analysis on domestic water network of PDAM Kabupaten Banggai in Kota Luwuk. Pressure in every point in the network with various operation patterns is simulated under various network conditions using the WaterNet Computer Software. Based on the simulation, an efficient operation and maintenance rules can be obtained. Moreover, optimizing water tariff appropriate to PDAM cost financing can also be established. After some calibration based on relative pressure, the results of the simulations agree with the existing situation where some area may not be served due to insufficient head. Such calibratied network system therefore can be used as data base for the existing network system of PDAM Banggai. Optimizing water tariff can generate average monthly income of PDAM up to Rp 380.000.000,00. This shows an increasing figure in comparison to the previous revenue, which is only Rp 250.000.000,00. In addition, when the extensive leak can be cut, significant amount efficiency is expected to strengthen the industry.

Kata Kunci : PDAM,Jaringan Air Bersih,Sistem Penyediaan, Domestic Water Network, Simulation, Water Tariff


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.