Laporkan Masalah

Analisis perbandingan Algoritma Semut dan Algoritma Genetik dalam optimasi routing jaringan telekomunikasi

YUDHANA, Anton, Prof. Adhi Susanto, M.Sc.,Ph.D

2005 | Tesis | S2 Teknik Elektro

Dalam sistim telekomunikasi diperlukan suatu proses perencanaan jaringan telekomunikasi dan routing komunikasi yang dijamin kehandalannya, tesis ini menguraikan analisa dari optimasi routing jaringan antar STN agar layanan terhadap pelanggan yang diperoleh optimum, yang meliputi optimasi jaringan fisik dan logic antar STN yang ada pada PT TELKOM serta paramater yang dipakai adalah minimum cost yang meliputi jarak terpendek dan waktu perhitungan yang cepat. Optimasi routing antar STN dapat dilakukan dengan prinsip-prinsip dasar perencanaan jaringan dimana dalam tesis ini menggunakan Algoritma Semut (AS) dan Algoritma Genetik (AG) agar diperoleh konfigurasi yang menyangkut semua node sedemikian rupa sehingga biaya yang diperlukan seoptimal mungkin. Sedangkan optimasi routing dilakukan agar diperoleh rute dalam melayani seluruh kebutuhan sedemikian rupa sehingga rute yang ditempuh memiliki lintasan yang optimum. Setelah dilakukan simulasi untuk target waktu dan jarak ditentukan didapatkan kesimpulan bahwa pada optimasi routing antar STN pada jaringan telekomunikasi adalah sebagai berikut : pada waktu yang ditentukan Algoritma Semut mempunyai hasil cenderung lebih baik dibandingkan dengan Algoritma Genetik. Paramater baik adalah pada nilai jarak terpendek yang didapat dan konsistensi dalam hal konstannya nilai antara percobaan ke-1 sampai dengan percobaan ke-5. pada target yang ditentukan AS mempunyai hasil yang cenderung lebih baik dibandingkan dengan AG. Parameter baik adalah pada waktu yang dicapai dan konsistensi nilai. Dengan target ditentukan baik AS maupun AG mampu mendapatkan nilai waktu minimum di bawah waktu yang ditentukan, yaitu di bawah 120 detik. Pada area tertentu baik waktu yang ditentukan maupun target jarak yang ditentukan AS dan AG ik mempunyai hasil yang sama. Misalnya area Jawa Bagian Tengah dan Kalimantan. Hal ini dapat dijelaskan karena nilai minimum yang didapat adalah hasil yang terkecil untuk dicapai.

In telecommunication system a reliable network planning & communication routing is a need, this paper/thesis describes the analysis of inter STN network routing optimization that brought an optimum customer services, the optimization includes the physical & logical inter STN network optimization in all PT Telkom STNs, minimum cost parameter was used, either in minimum distance & minimum computation time. Inter STN routing optimization could be done using basic principles of network planning, Ant Algorithm and Genetic Algorithm approach were introduced in this thesis/paper to determine/obtain the network configuration incorporating all nodes, in a such way/manner so the cost was as optimal as possible. Meanwhile routing optimization was done to acquire those optimum routes that can serve all the customer need. After a series of simulations for some predetermined time and distance target, a conclusion relating to inter STN telecommunication routing could be drawn, that was: In a predetermined time the AA approach tends to obtain a better result than the GA approach. Said to be better in the minimum distance value & consistency, proven in the five first experiments. Said to be better in minimal computation time used & consistency. In the predetermined target both the AA & the GA able to reach minimum value under the predetermined time, which was under 120 second. In some area, either in time and distance value, the AA & the GA have the same result, for example: middle part of Java & Kalimantan (Borneo). This was reasonable due to the fact that in such an area that has a limited number of nodes the minimum value yields are the smallest value possible.

Kata Kunci : Jaringan Telekomunikasi,Optimasi Routing Algoritma Semut dan Genetik


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.