Perkawinan Poligami Sirri :: Dampak dan strategi perempuan dalam mengakses kepentingannya
HARTINI, Dr. Partini, SU
2005 | Tesis | S2 SosiologiPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang: 1) dampak perkawinan poligami sirri terhadap hubungan kelembagaan dan terhadap individu dalam hubungan sosial; 2) strategi perempuan dalam keluarga poligami sirri dalam mengakses kepentingannya. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis yaitu menggambarkan situasi yang terjadi dan menganalisis data yang didapatkan. Populasi penelitian ini adalah keluarga yang suaminya melakukan perkawinan poligami secara sirri di Kabupaten Sleman, yang terdiri dari 1) keluarga poligami sirri yang menunjukkan isteri sah aktif berstrategi; 2) keluarga poligami sirri yang menunjukkan isteri sirri aktif berstrategi; 3) keluarga poligami sirri yang menunjukkan kedua isteri (isteri sah dan isteri sirri) aktif berstrategi; 4) keluarga poligami sirri di mana para isteri berusaha untuk tidak saling berhubungan dan membiarkan keadaan yang mereka alami. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Terhadap semua data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa dalam hubungan kelembagaan, perkawinan poligami sirri telah memunculkan perbedaan persepsi antara Kantor Urusan Agama dengan Pengadilan Agama terhadap implementasi syarat perkawinan poligami. Dampak perkawinan dapat menimpa baik terhadap isteri sah maupun isteri sirri. Dari perspektif hukum, isteri sirri menerima dampak berupa tuduhan perbuatan pidana, tidak adanya legalitas status dan hak-hak perkawinan serta adanya ambivalensi keabsahan perkawinan. Terhadap isteri sah dampak yang diterima berupa kekerasan dalam bentuk tekanan psikis, pertengkaran, terabaikannya nafkah, suami jarang pulang, diteror, diancam cerai bahkan diceraikan suami. Strategi yang dilakukan oleh perempuan dalam mengakses kepentingan dilakukan baik me lalui cara berperkara di pengadilan maupun di luar pengadilan.
The objective of this research is to find out the description of the impact of polygamy with sirri to institutional relation and to individual on social relation. This research is also aimed to know the women strategy to access their interests. This research is analitic descriptive which describe situation happened and analyze data obtained. The research population is the polygamy family in Sleman Regency with a view categories: the lawful wife is more be active on applying strategic, the sirri wife is more be active on applying strategic, both of them apply strategic and both of them don’t care about anything (avoid or lumping it) The sample of this research was taken through purposive sampling technique. Data collection was carried out through in-dept interview, observation and documentation. The data were analyzed qualitatively. The result of this research indicated that polygamy with sirri had impact to institutional relation, namely the perception difference between Religious Affairs Office with Religious Court in the implementation of polygamy conditions on polygamy. The other impact could befall not only to the lawful wife but also to the sirri wife. Juridically, sirri wife got criminal accusation, lack of marriage right and status, and ambivalence on marriage validity. The lawful wife could receive violence, namely psichological violence, quarrel, the negligence of financial household, got terror, divorce threat and divorced. The women strategy to access their intersets were done through litigation or non- litigation.
Kata Kunci : Perkawinan Poligami,Sirri,Polygamy with sirri, Impact, Strategy, Interest