Laporkan Masalah

Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kebutuhan kontrasepsi "Tidak Terpenuhi" di Jawa :: Analisis data SDKI Tahun 2002/2003

RETNANINGSIH, Yani Dwi, Dr. Muhadjir Darwin, MPA

2005 | Tesis | S2 Kependudukan

“Kebutuhan kontrasepsi yang tidak terpenuhi” merupakan keberadaan dari pasangan usia subur yang menikah ataupun tinggal bersama pasangannya dan melakukan hubungan seks, mereka tidak ingin memiliki anak atau menunda untuk memiliki anak setidaknya 2 tahun setelah melahirkan, tetapi mereka tidak menggunakan salah satu dari metode kontrasepsi. Unmet need dipilahkan pada 2 kelompok, yaitu unmet need untuk mengatur jarak kelahiran dan unmet need untuk membatasi jumlah kelahiran. SDKI tahun 2002/2003 menyediakan data tentang unmet need pada pria maupun unmet need pada wanita. Dengan demikian analisis dikelompokan menjadi empat yaitu: Unmet need untuk menjarangkan kelahiran pada pria; Unmet need untuk membatasi jumlah kelahiran pada pria; Unmet need untuk menjarangkan kelahiran pada wanita; Unmet need untuk membatasi jumlah kelahiran pada wanita. Alat analisis yang digunakan ialah dengan analisis regresi logistik metode enter . Uji kelayakan model dengan Hosmer and Lemeshow Goodness of Fit Test. Didasarkan pada hasil analisis yang diperoleh maka faktor-faktor yang berpengaruh nyata menekan angka unmet need di Jawa masing-masing ialah: Unmet need untuk menjarangkan kelahiran pada pria dipengruhi oleh faktor kunjungan ke fasilitas kesehatan dan faktor diskusi dengan pasangan untuk menggunakan alat kontrasepsi. Unmet need untuk membatasi jumlah kelahiran pada pria dipengaruhi oleh faktor kunjungan ke fasilitas kesehatan; diskusi dengan pasangan untuk menggunakan alat kontrasepsi dan faktor Pendidikan. Unmet need untuk menjarangkan kelahiran pada wanita dipengaruhi oleh kunjungan ke fasilitas kesehatan dan faktor diskusi dengan pasangan untuk menggunakan kontrasepsi. Unmet need untuk membatasi jumlah kelahiran pada wanita dipengaruhi oleh faktor kunjungan ke fasilitas kesehatan; diskusi dengan pasangan untuk menggunakan alat kontrasepsi dan faktor Pendidikan

The term unmet need of contraception, abbreviated as unmet need, refers to fecund couples who are married or just living together, involving themselves in the sexual intercourse but intending to have no children or to delay an impregnation, at least 2 years after the last childbirth. The couples categorized in unmet need are those who use none of the contraception methods and the woman is neither pregnant nor amenorrheic, or she is pregnant but her pregnancy is unwanted or the pregnancy comes in an inappropriate time. The unmet need is categorized into two groups, the unmet need for spacing impregnations (for spacing) and the unmet need for limiting the number of childbirth (for limiting). Indonesian Demographic and Health Survey (IDHS) 2002/2003 provides data about the unmet need both female and male groups. The analysis is conducted to four different groups: unmet need for spacing impregnation to men: the unmet need for limiting impregnation to men; unmet need for spacing impregnation to woman and the unmet need for limiting impregnation to woman. The data is analyzed in Regretion Logistics with Enter methods. In evaluating data and testing models, this study employs the Hosmer and Lemeshow Goodness of Fit Test. The analysis shows that factors influencing the decline of the rate of unmet need in java are: the unmet need for spacing the frequency of impregnation to men is directly influenced with the factor of visitation to health center and factor of having discussion with the target persons who will use contraception; The unmet need for limiting the pregnancy to men is influenced by the factor of visitation to health center and factor of having discussion with the target persons who will use contraception and the factor of education; the unmet need for spacing the impregnation to women is directly influenced by the factor of visitation to health center and factor of having discussion with the target persons who will use contraception; The unmet need for limiting to men is influenced by the factor of visitation to health center, factor of having discussion with the target persons who will use the contraception and the factor of education.

Kata Kunci : Kependudukan,Pasangan Usia Subur,Kontrasepsi, Unmet need, for spacing, for limiting, men, women


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.