Pengaruh jenis sensitiser dan sumber cahaya terhadap fotooksidasi asam linoleat
SARI, Yenni Permata, Dr.Ir. Umar Santoso, M.Sc
2005 | Tesis | S2 Teknologi Hasil PerkebunanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis sensitiser (eritrosin, dan rose bengal) dan pengaruh sumber cahaya (lampu incandescent dan lampu fluorescent) terhadap fotooksidasi asam linoleat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan dua macam sensitiser yaitu; eritrosin, dan rose bengal dengan konsentrasi 0, 10, 30, dan 50 ppm yang dilarutkan dalam metanol yang mengandung 1% asam linoleat dan diberi cahaya dengan menggunakan lampu incandescent dan fluorescent dengan intensitas cahaya 2000 lux dan 4000 lux. Sebagai kontrol menggunakan cara yang sama tetapi ditempatkan pada ruang gelap. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL). Analisis yang dilakukan adalah angka peroksida (PV) dengan metode titrasi (AOAC, 1990) yang diukur setiap jam selama 7 jam penyinaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rose bengal mempunyai efek sensitasi yang lebih besar dibandingkan eritrosin dalam sistem asam linoleat. Lampu fluorescent menghasilkan kerusakan fotooksidasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan lampu incandescent yang ditandai dengan PV yang lebih tinggi. Lampu fluorescent intensitas 4000 lux memberi pengaruh fotooksidasi yang lebih kuat daripada 2000 lux, demikian juga pada lampu incandescent
The objective of this research was to examine the effect of sensitizers (erythrosine and rose bengal) and light sources (incandescent and fluorescent lamp) on linoleic acid photooxidation. Two sensitizers, erythrosine and rose bengal were used at various concentration (0, 10, 30, and 50 ppm) dissolved in a methanol containing 1% linoleic acid. Samples were prepared in triplicate and placed under light of incandescent or fluorescent lamp in storage box exposed to 2000 lux and 4000 lux intensities. Control mixture of solution layed on no light condition. The peroxide value of each sample was analyzed successively every hours up to 7 hours. Result indicated that rose bengal as sensitizers was more reactive than erythrosine in linoleic acid system. Having higher intensity in the ultraviolet region in the same light, intensity of fluorescent lamp results in more photooxidation than incandescent lamp as indicated by the increase in peroxide values. Increase in light intensity (from 2000 lux to 4000 lux) in fluorescent lamp gave effect of photooxidation stronger, that on incandescent lamp.
Kata Kunci : Fotooksidasi Asam Linoleat,Sensitiser,Oksigen Singlet, linoleic acid, fluorescent, incandescent, sensitizer, singlet oxygen