Laporkan Masalah

Perencanaan pembangunan hutan tingkat Distrik di Desa Lueng Keubeu Jagat :: Studi kasus di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

YUZAR, Hendri, Prof.Dr.Ir. Hasanu Simon

2005 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengelolaan hutan di Desa Lueng Keubeu Jagat, mengidentifikasi kekuatan internal dan eksternal desa serta merencanakan strategi alternatif pembangunan hutan di desa tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik berdasarkan data primer dan data sekunder yang diperoleh. Untuk analisis data terhadap pembangunan sumber daya hutan menggunakan simulasi antar sub sistem dengan beberapa skenario dan analisis situasi terhadap organisasi kemasyarakatan dan institusi pengelola nya. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 1) Desa Lueng Keubeu Jagat masih mengadopsi sistem pengelolaan hutan konvensional yang bersifat instruktif dan mengedepankan nilai output kayu serta memarginalkan kepentingan masyarakat sekitar. Hal ini tebukti dengan belum dilakukannya pengelolaan untuk desa tersebut. 2) Berdasarkan identifikasi faktor internal dan ekstrenal pengelolaan hutan di Desa Lueng Keubeu Jagat beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah a) memantapkan kualitas, kapasitas dan kapabilitas masyarakat serta sumber daya manusia di lingkup kerja dinas kehutanan Kabupaten Nagan Raya b) mengembangkan sinergitas yang solid dan konstruksif antar elemen yang menjadikan sumber daya hutan sebagai domain kerjanya, dan c) membuat kebijakan melalui peraturan daerah yang tidak tumpang tindih terhadap pengelolaan sumber daya hutan yang berbasis masyarakat untuk mencapai kemakmurannya. 3) Untuk mengeliminir kekurangan pengelolaan hutan konvensional serta mengakomodir seperti pada butir 2 (dalam rangka mencapai kemakmuran masyarakat) maka strategi pengelolaan hutan ke depan di Desa Lueng keubeu Jagat adalah social forestry dengan teknik pemanfaatan ruang tumbuh melalui penanaman campuran dalam tataran batas hutan desa yang diakui secara komunal oleh seluruh lapisan masyarakat sebagai stakeholder.

The aim of this research are to observe the forest management system in Lueng Keubeu Jagat village, identified internal and external power of village and designs an alternative strategy of forest development. Descriptive of analytic method based on the acquired primary and secondary data. Analysis was used to forest resources development are sub system simulation with scenario and situation analysis to community and management institution. Based on the research identified that 1) Lue ng Keubeu Jagat village was still adopted a conventional system of forest management instructively and forwarded the output value of wood and marginalize a surroundings community interest. It is evident with never conducted the management in the village. 2) There is some matters must considers about identification internal and external factors of forest management in Lueng Keubeu Jagat village, that is: a) to steady the quality, capacity and capability of human resources of its community and management, b) to develop a solid and constructive synergy between elements that made the forest resources as its work domain, and c) making policy of non overlapping area regulation toward management of community-based forest management to achieve its prosperity. 3) To eliminate the lack of conventional forest management and accommodates like at point 2 (to achieve the community prosperity), the future strategy of forest management in Lueng Keubeu Jagat village is social forestry with the utilization technique of growth spatial through blend planting in the border level of village forestry recognized in communal by all community rank as stakeholder.

Kata Kunci : Pembangunan Hutan,Perencanaan, forest development, social forestry, and village forestry


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.