Analisis RBV (Research Based View) untuk kepuasan stratejik pengembangan Poliklinik satelit Panorama Rumahsakit Pertamina Balikpapan
SARIWATING, Daniel Richard Humpry, Agastya, SE.,MBA.,MPM
2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar belakang: Pada era globalisasi saat ini, pasien yang akan menentukan ke rumah sakit atau klinik mana mereka akan berobat. Hal ini mengakibatkan layanan kesehatan harus mampu berkembang dan bertahan dalam menyediakan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasien serta melakukan berbagai inovasi agar tetap unggul dalam persaingan. Poliklinik Satelit Panorama RS. Pertamina Balikpapan dahulu merupakan layanan kesehatan yang tekenal dengan fasilitas yang dimiliki untuk karyawan Pertamina. Namun sejak dibuka untuk umum (1998) sampai saat ini belum terlihat adanya kemajuan/peningkatan yang nyata. Hal ini terlihat dari angka kunjungan pasien non Pertamina yang menggunakan layanan Poliklinik Panorama bisa dihitung dengan jari. Ketidaktahuan masyarakat umum akan layanan kesehatan dari Poliklinik Panorama terutama yang berdomisili disekitarnya merupakan salah satu bukti kurangnya informasi yang diberikan. Lokasi yang terletak di dalam kompleks perumahan Pertamina dengan bangunan yang lebih menyerupai kantor/gedung administrasi karena merupakan bangunan tua (1948), disertai kesuraman di ruang dalam Poliklinik menambah ketidak nyamanan pasien yang akan menggunakan fasilitas layanan kesehatan di Panorama. Hal ini membutuhkan adanya perubahan yang membawa nuansa baru dan Poliklinik Panorama tidak tergantung pada Pertamina. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi pengembangan yang sesuai saat ini untuk Poliklinik Satelit Panorama RS. Pertamina Balikpapan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan eksploratif. Subyek dari penelitian ini adalah Direktur RS. Pertamina Balikpapan dan key persons Poliklinik Satelit Panorama yaitu Kepala Poliklinik beserta stafnya antara Maret – Mei 2005. Hasil: Penelitian ini memperlihatkan adanya perbedaan antara faktor keuntungan didalam berkompetisi dengan faktor yang membawa kesuksesan bagi Poliklinik Panorama. Citra sebagai Poliklinik Pertamina tidak berpengaruh terhadap peningkatan angka kunjungan pasien non Pertamina. Kesimpulan: Strategi pengembangan yang sesuai adalah memperbaharui sumber daya, mengembangkan sumber daya yang berharga secara kompetitif, memperluas jangkauan sumber daya kompetitif Poliklinik Panorama dan mengembangkan layanan unggulan baru yang berdampak terhadap peningkatan citra dan kunjungan pasien non Pertamina.
Background: In this globalization era, patient will always determine which hospital or clinic they will choose for their cares. Therefore, health service provider has to increase and hold out their service as patient need and will and bring innovation to compete. Panorama Satellite polyclinic Pertamina Hospital Balikpapan used to be health service that belongs to Pertamina hospital staffs. Since 1998, this polyclinic was opened for public but since then there was not any real progress or increase. It was showed by number of patient (public) who used Panorama Polyclinic. The unknown public of health service in Panorama Polyclinic was the evidence that the information was not spread out well. The location and indistinctness of its location made it more uncomfortable. Purpose: The study aimed to determine appropriate growing strategy for Panorama Satellite Polyclinic Pertamina Hospital Balikpapan. Method: The study used descriptive qualitative with explorative method. Subject of the study was Director of Pertamina Hospital Balikpapan and key persons of Panorama Satellite Polyclinic, i.e. head of polyclinic and its staffs on March to May 2005. Result: The study showed the difference between profit factor in competition and success factor for Panorama Polyclinic. The image ad Pertamina polyclinic was not influence toward the degree number of patient visitation. Conclusion: The appropriate growing strategy for Panorama polyclinic is to renew human resource, human resource development that costly competitive, wide competitive human resource score, and to develop new brand that is considered superior that give an impact toward image increase and number of patients visitation.
Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit,Strategi Pengembangan,Citra Poliklinik