Laporkan Masalah

Evaluasi waktu tunggu operasi tumor kecil rongga mulut di Instalasi Bedah Pusat RSUPN Cipto Mangunkusumo

WAHJOENI, Wiwik, dr. Rossi Sanusi, MPA.,Ph.D

2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang : Departemen Gigi dan Mulut RSCM dibagi menjadi enam sub-bagian, yaitu: Konservasi, Ortodonsi, Periodonsi, Bedah Mulut, Prostodonsi, Pedodonti dan Penyakit Mulut. Pelayanan bedah merupakan salah satu pelayanan yang penting dari bagian Gigi dan Mulut RSCM, mutu pelayanan ini dapat digunakan sebagai indikator kinerja bagian tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu tunggu operasi tumor kecil rongga mulut dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode. Penelitian ini bersifat diskriptif dengan rancangan potong melintang dari 30 pasien yang menjalanai operasi tumor kecil rongga mulut di IBPRSUPN-CM antara Nopember 2003 sampai dengan Februari 2004. Waktu tunggu dibagi menjadi lima tahapan manajemen pembedahan, yaitu: (1) rujukan pertama kali ke ahli bedah mulut yang menangani pasien bersangkutan; (2) kunjungan pertama ke ahli bedah mulut; (3) keputusan pengobatan utama, (4) bedah utama dan (5) penerimaan laporan patologi anatomi post operatif. Hasil: Rata-rata waktu antara rujukan awal ke ahli bedah dan kunjungan pertama ke ahli bedah, antara kunjungan pertama ke ahli bedah dan keputusan terapi bedah, antara keputusan terapi bedah dan pembedahan, dan antara pembedahan dan penerimaan laporan Patologi Anatomi, berturut-turut, adalah 0.9, 12.7, 3.1 dan 5.5 hari. Total waktu tunggu ratarata dari keseluruhan proses manajemen operasi adalah 23.16 hari. Besarnya waktu tunggu ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik teknis(misalnya kondisi kesehatan pasien) maupun non teknis (misalnya kondisi ekonomi pasien) Kesimpulan: Berdasarkan pendapat Ahli Bedah Mulut waktu tunggu sebesar 23.16 hari bukan merupakan waktu tunggu yang wajar/patut, yang berarti terjadi keterlambatan/perpanjangan waktu tunggu. Dokter dan pasien mempunyai kontribusi yang besar dalam penentuan waktu tunggu operasi tumor kecil rongga mulut di IBP RSUPN-CM.

Background; The RSUPN-CM Oral and Dental Department is divided into the following sub-departments: Conservation, Orthodontic, Periodonti, Oral surgery, Prosthodonti, PedodontI and Mouth Diseases. Oral surgery is an important service of the Department, and its quality can be used as a performance indicator of the Department. The purpose of this research was to observe the waiting time of small oral cancer surgery and the factor that influence waiting time. Method: This research was a cross-sectional descriptive study of thirsty small oral cancer surgery patients of IBP RSUPN-CM from November 2003 to February 2004. The waiting time observed were related to five surgery management steps: (1) first visit to oral surgery clinic, (2) first appointment with oral surgeon: (3) surgery decision; (4) surgery; and (5) post-surgery pathology repot. Result: The average of waiting times first visit to oral surgery clinic and first appointment with oral surgeon, between first appointment with oral surgeon and surgery decision by oral surgeon, between surgery decision and surgery, and between surgery and post-surgery pathology repot were, respectively, 0.9, 12.7, 3.1, and 5.5 days. The average total waiting time of oral surgery management was 23,16 days. The waiting times were influenced by technical (e.g., patient health condition) and non-technical factors (e.g., patient economic condition) Conclusion; According to the oral surgeon of the Department the average waiting times were inappropriate. Both doctors and patients influence the oral surgery waiting time of IBPRSUPN-CM.

Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit,Mutu Layanan,Waktu Tunggu Operasi

  1. S2_PAS_2006_Wididas_Listianingsih_Abstract.pdf  
  2. S2_PAS_2006_Wididas_Listianingsih_Bibliography.pdf  
  3. S2_PAS_2006_Wididas_Listianingsih_Table_of_Content.pdf  
  4. S2_PAS_2006_Wididas_Listianingsih_Title.pdf