Pengaruh konseling gizi individu terhadap pengetahuan gizi ibu dan perbaikan status gizi balita gizi buruk yang mendapatkan PMT pemulihan di Kota Sorong Irian Jaya Barat
WONATORAY, Demianus Frans, dr. Madarina Julia, SpA(K).,MPH
2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang : Gizi buruk merupakan masalah umum pada balita Keterbatasan pengetahuan ibu gizi tentang cara pemberiaan makanan yang tidak tepat dan pola pengasuhan anak faktor penyebab tidak langsung timbulnya masalah gizi buruk. Melalui pemberian konseling gizi, ibu-ibu diharapkan mempunyai pengetahuan gizi yang baik, sehingga dapat memperbaiki asupan gizi balita yang berdampak pada peningkatan status gizi balita . Tujuan : Secara umum penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh jenis konseling gizi terhadap pengetahuan gizi ibu dan perbaikan status gizi balita gizi buruk yang mendapatkan PMT pemulihan. Metode penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimental dengan rancangan pretest – postest control group design. Subyek penelitian adalah balita status gizi buruk yang memenuhi kriteria inklusi, terdiri dari 35 balita ibunya diberikan konseling individu dengan kunjungan rumah dan 35 balita ibunya diberikan konseling kelompok. Data pengetahuan gizi ibu diukur mengunakan kuesioner, asupan gizi dikumpulkan dari recall makanan 24 jam selam 7 hari dan diolah dengan FP2, status gizi ditentukan berdasarkan skor-z BB/U, PB/U, BB/PB. Hasil : Hasil analisis t-test menunjukan ada perbedaan bermakna pengetahuan gizi pada kedua kelompok sebelum dan sesudah konseling. Setelah intervensi terjadi peningkatan asupan energi sebesar 54,3% pada kelompok konseling individu dan 27,2% pada konseling kelompok, peningkatan asupan protein sebesar 93% pada kelompok konseling individu dan 43,6% pada konseling kelompok . Hasil uji t-test menunjukan ada perbedaan bermakna asupan energi dan protein sebelum dan sesudah konseling. Rata- rata peningkatan status gizi balita berdasarkan skor-z BB/U, PB/U, BB/PB pada kelompok konseling individu lebih tinggi dari konseling kelompok . Berdasarkan uji t-test menunjukan ada perbedaan bermakna berbedaan status gizi berdasarkan skor-z BB/U dan BB/PB sebelum dan sesudah intervensi, sedangkan status gizi berdasarkan PB/U menunjukan tidak Kesimpulan : ada pengaruh konseling gizi individu terhadap pengetahuan gizi ibu, asupan gizi balita dan status gizi balita gizi buruk.
Background : Malnutrition among underfives is a general problem. Mother’s poor knowledge about food composition and children care were two indirect problems cause malnutrition. Through nutrition counselling, it is hoped that mother’s nutrition knowledge and nutrition intake among underfives are improved so it may increase underfives nutrition status. Objective : The study was proposed to know the influence of nutrition counselling to mother’s nutrition knowledge and nutrition status improvement among malnutrition underfives who get recovery food supplementation. Study Design : This was quasy experiment with pre and postest with control group design. Subjects were malnutrition underfives included in inclusi criteria. The first group were 35 underfives whose mothers got individual counselling through home visit while the second group were 35 underfives whose mothers got group counselling. Mother’s nutrition knowledge were obtained using questionnaire while nutrition intake using 24 hours food recall during 7 days and processed using FP2. Nutrition status were determined based on weight for age z score and weight for height z score. Results : T-test analysis showed that there were significant differences of nutrition knowledge between two groups before and after counselling. In the average, energy intake before treatment were 64% in the first group and 56% in the second group. Protein intake were 67.6% in the first group and 56% in the second group. After treatment, energy intake was improved 54.3% in the first group and 27.2% in the second group while protein intake was 93% in the first group and 43.6% in the second group. Based on weight for age z score and weight for height z score, the improvement of nutrition status among underfives in the first group were better than the second group. Conclusion : Nutrition couseling was significantly influenced maternal knowledge and malnutrition underfives nutrition status.
Kata Kunci : Gizi Balita,Konseling Gizi,Asupan Gizi