Laporkan Masalah

Pengaruh media tradisional Bebondresan dalam mempromosikan penanganan TB Paru di Kabupaten Gianyar

KRISNA, I Gst. Ngurah, Prof.dr. Djauhar Ismail, MPH.,SpAK.,Ph.D

2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Tuberkulosis paru masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Keluarga penderita merupakan kelompok sasaran promosi kesehatan penanggulangan TB paru. Keluarga adalah orang yang paling dekat dan sering kontak dengan penderita. Keluarga diharapkan dapat memberikan informasi kepada penderita TB paru dan sekaligus sebagai pengawas minum obat. Promosi kesehatan dengan media tradisional bebondresan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku keluarga dalam penanganan penderita TB paru. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan melalui media tradisional bebondresan dibandingkan dengan metode ceramah kepada keluarga penderita TB paru dalam upaya penanganan penderita TB paru. Metode: Jenis penelitian adalah eksperimen semu dengan rancangan pre test and post test control group design. Sampel adalah Keluarga penderita TB paru di kecamatan Gianyar dan Blahbatuh. Pemilihan sampel secara purposif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Cek silang dilakukan pada penderita untuk mengetahui perilaku keluarga dalam penanganan TB paru. Analisis dilakukan dengan menggunakan uji statistik independent t- test, paired t- test dan regresi linier. Keputusan statistik didasarkan pada taraf signifikansi p=0,05. Hasil: Bebondresan dan metode ceramah mempunyai pengaruh yang bermakna terhadap peningkatan pengetahuan. Setelah satu bulan diberikan promosi kesehatan tentang penanganan penderita TB paru, pada kelompok bebondresan terjadi peningkatan perilaku yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok ceramah. Kesimpulan: Metode promosi kesehatan dengan menggunakan media tradisional bebondresan dan metode ceramah dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku keluarga tentang TB paru.

Background: Lung tuberculosis (TB), is one of community health problems in Indonesia. Patients' families are target groups for health promotion of lung TB prevention. They are the closest and the most frequently person in contact with the patient. They are expected to give information to lung TB patients and at the same time become drug taking supervisors. Health promotion using bebondresan traditional media is expected to increase the knowledge and behavior of the family in caring of lung TB patients. Objectives: To assess the effectiveness of health promotion through bebondresan traditional media compared to a big group health education to the family of lung TB patients in efforts to increase knowledge and behavior of the family in caring of lung TB patients. Methods: This was a quasi experiment which used pretest and posttest control group design. Samples were families of lung TB patients at subdistrict of Gianyar and Blahbatuh. They were purposively taken. Data collection used questionnaires. Patients were also cross-checked to identify family behavior in caring lung TB patients. Independent t-test, paired t-test and linear regression were also used for data analysis. Statistical determination was based on significance level p=0.05. Results: Bebondresan and the big group health education had significant influence in increasing knowledge. Bebondresan traditional media was increased of the family behavior rather than the big group health education after health promotion of the family in caring of lung TB patients. Conclusion: Health promotion method using bebondresan traditional media and the big group health education could increase knowledge and behavior of the family in caring of lung TB patients.

Kata Kunci : Promosi Kesehatan,Media Tradisional Bebondresan,Penderita TB Paru


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.