Hubungan kejadian anemia ibu hamil dengan kejadian anemia pada bayi usia 6 bulan di Kabupaten Bantul
HIDAYATI, Nurul Laily, Prof.dr. Hamam Hadi, MS.,Sc.D
2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang. Anemia gizi besi pada anak merupakan masalah kesehatan yang besar. Salah satu sebab anemia pada bayi adalah tingginya prevalensi ibu hamil yang anemia. Tujuan. Untuk mengetahui risiko ibu hamil yang anemia untuk mempunyai bayi yang anemia pada usia 6 bulan dibandingkan ibu hamil yang tidak anemia di Kabupaten Bantul. Metode Penenelitian. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan kohort. Data yang digunakan adalah data sekunder hasil dari penelitian BANPO (Bantul Anemic and Pregnancy Outcome). Jumlah sampel 171 ibu hamil. Hasil Penelitian. Hasil analisa univariat menunjukkan risiko untuk mempunyai bayi yang anemia pada usia 6 bulan tidak berbeda secara bermakna antara ibu hamil yang anemia dengan ibu hamil yang tidak anemia. Hal ini ditunjukkan oleh P:0,073, RR:1,40, CI:0,98-2,01. Hasil analisa multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik menunjukkan hubungan kedua variabel tersebut bermakna dengan P:0,045, OR:2,14 dan CI:1,017- 4,504. Hal ini berarti bahwa ibu hamil yang anemia mempunyai risiko 2,14 kali lebih besar untuk mempunyai bayi yang menderita anemia pada usia 6 bulan dibandingkan ibu hamil yang tidak anemia. Kesimpulan. Ibu hamil yang anemia mempunyai risiko lebih besar dibandingkan ibu hamil yang tidak anemia untuk mempunyai bayi yang anemia pada usia 6 bulan di Kabupaten Bantul.
Background: Anemia of iron nutrition in children is a big health problem. One of causes of anemia in infants is high prevalence of anemic pregnant mothers. Objectives: To identify risk of anemic pregnant mothers in having anemic infants aged 6 months compared to those non anemic at Bantul District. Methods: The study was an observation with cohort design. Data used were secondary data obtained from Bantul Anemic and Pregnancy Outcome research result. Samples were as many as 171 pregnant mothers. Result: Result of univariate analysis showed that risk of having anemic infants aged 6 months was not significantly different between anemic and non anemic pregnant mothers. (P=0.073, RR=1.40, CI=0.98-2.01). Result of multivariate analysis using logistic regression test showed that the two variables had significant relationship (P=0.045, OR=2.14 and CI=1.017- 4.504). This meant that anemic pregnant mothers had risk 2.14 times greater of having anemic infants aged 6 months compared to those non anemic. Conclusion: At Bantul District anemic pregnant mothers had higher risk of having anemic infants aged 6 months than those non anemic.
Kata Kunci : Kesehatan Ibu dan Anak,Anemia Gizi Besi,Ibu Hamil dan Bayi,Background: Anemia of iron nutrition in children is a big health problem. One of causes of anemia in infants is high prevalence of anemic pregnant mothers. Objectives: To identify risk of anemic p