Laporkan Masalah

Evaluasi utilisasi kamar operasi sebagai strategi pengembangan instalasi bedah sentral badan Rumahsakit Umum Tabanan Bali

KASTARIANI, I Gusti Ayu Sri, Prof.dr. Laksono Trisnantoro, MSc.,PhD

2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Peningkatan biaya pelayanan kesehatan dewasa ini yang tidak diikuti dengan peningkatan kemampuan subsidi dari pemerintah memaksa pihak rumah sakit yang disatu sisi harus tetap menjalankan fungsi sosialnya untuk mengelola rumah sakit secara lebih efektif dan efisien. Salah satu strategi yang ditempuh rumah sakit untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memaksimal revenue centre yang dimiliki. Penulis tertarik untuk menyusun penelitian mengenai evaluasi utilisasi kamar operasi sebagai bagian dari instalasi bedah sentral yang merupakan salah satu revenue center yang penting di Rumah Sakit, khususnya di BRSU Tabanan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui utilisasi kamar operasi BRSU Tabanan sebagai strategi pengembangan Instalasi Bedah Sentral. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriftif kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif bersumber pada data sekunder kamar operasi yang menyangkut jumlah utilisasi kamar operasi berdasarkan golongan, berdasarkan spesialisasi dan berdasarkan kelas perawatan dari tahun 2000 s/d 2004 dan utilisasi kamar operasi berdasarkan proses bulan Februari tahun 2005 sedangkan data kualitatif diperoleh dengan metode wawancara. Hasil penelitian: Utilisasi kamar operasi BRSU Tabanan rata rata 32,73% dengan empat buah kamar operasi. Trend utilisasi kamar operasi yang cenderung meningkat dari tahun ketahun dengan pertumbuhan utilisasi sebesar 9,82 %. Utilisasi menurut golongan yang tertinggi golongan operasi besar (45,9 %), utilisasi menurut jenis spesialisasi yang tertinggi spesialisasi bedah ( 67,26 %) dan utilisasi berdasarkan kelas perawatan tertinggi dari kelas III (59,05 %). Hasil wawancara dengan karyawan IBS, seluruh karyawan sekaligus sebagai pengguna kamar operasi menunjukkan dukungannya untuk pengembangan IBS, dengan strategi pengembangan: (1) Startegi pertumbuhan (2) Cost Leadership Strategy dan (3) Strategi Fungsional dari unit unit pendukung. Kesimpulan dan saran: Manajemen BRSU Tabanan dalam membuat perencanaan untuk strategi pengembangan IBS berdasarkan trend utilisasi, kondisi instalasi dan permintaan pasar.

Background: Increasing cost of health service nowadays which is not followed by increase of government subsidy has made the hospital perform its social function in more effective and efficient management. One of hospital strategies to overcome such problem is to maximize existing revenue center. Central surgery installation is one of important revenue centers of the hospital, especially Tabanan Hospital. Objectives: The study was meant to identify the utilization of operation room of Tabanan Hospital as a strategy of central surgery installation development. Methods: The study used descriptive quantitative and qualitative approaches. Quantitative data came from secondary data of operation room which consisted of the number of operation room utilization based on types of operation, specialization and treatment class from 2000-2004 and the utilization of operation room based on process in February 2005, whereas qualitative data were obtained from interview. Result: Average utilization of Tabanan Hospital operation room was 32.73% with four operation rooms. Trend of operation room utilization was increasing 9.82% annually. Utilization based on types of operation the highest was 45.9% for (major operation); specialization the highest was 67.26% (surgery); and treatment class the highest was 59.05% (class III). Result of interview with staff of central surgery installation showed that all staff as users of operation room supported the development of central surgery installation with strategies such as: (1) growth strategy, (2) cost leadership strategy and (3) functional strategy from supporting units. Conclusion and Recommendation: The management of Tabanan Hospital based on trend of utilization, condition of the installation and market demand in making plans for strategie development of central surgery installation.

Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit,Instalasi Bedah Sentral,Strategi Pengembangan, operation room utilization, development strategy


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.