Analisa kebutuhan tenaga keperawatan berdasarkan beban kerja dan evaluasi penerapan standard asuhan keperawatan di ruang rawat inap RS Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan
YAPARI, Henry R, Sri Werdati, SKM.,M.Kes
2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: RS. Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan adalah rumahsakit pemerintah kelas B dengan kapasitas terpasang 264 tempat tidur. Salah satu masalah yang dihadapi pihak manajemen adalah dalam penyediaan pelayanan, terutame di ruang flamboyan instalasi rawat inap yang memiliki kapasitas terpasang 138 tempat tidur dan 55 tenaga keperawatan. Keluhan dan komplain yang dihadapi berasal dari dua sumber, yaitu dari pihak pasien dan pihak tenaga keperawatan. Pasien mengeluhkan ketidakpuasan atas pelayanan yang diberikan, sementara pihak tenaga keperawatan mengeluhkan tingginya beban kerja yang mereka hadapi dan mengusulkan penambahan tenaga keperawatan. Tujuan Penelitian: Melakukan analisis kebutuhan tenaga keperawatan, melakukan evaluasi terhadap penerapan standar asuhan keperawatan, dan melakukan perencanaan tenaga keperawatan. Metode Penelitlan: Metode yang digunakan ialah deskriptif analitik, yang dilakukan secara belah melintang (cross-sectional). Beban Kerja tenaga keperawatan dihitung menggunakan teknik Daily Log. Perhitungan jumlah kebutuhantenaga keperawatan dilakukan dengan menggunakan formula Depkes Rl3 dan formula Gilles Cit, llyas•. Evaluasi dilakukan terhadap penerapan standar asuhan keperawatan menurut Depkes Rl5 Hasil Penelitian: Berdasarkan formula Oepkes Rl3 jumlah kebutuhan tenaga keperawatan pada studiiniadalah 100 orang, sedangkan saat iniyang tersedia hanya 55 orang. Oengan demikian, terdapat kekurangan 45 orang tenaga keperawatan (45%). Kebutuhan tenaga kerja ini tidak hanya memperhitungken pekerjaaan keperawatan, tapi juga meliputi pekerjaan non-keperawatan (yang sebenamya dapat dilakukan oleh tenaga non-perawat).Sementara itu, evaluasi penerapan standar asuhan k.eperawatan terhadap delapan jenis pekerjaan keperawatan yang paling sering diakukan menunjukkan hasil yang baik. Kesimpulan: Hasil penetitian menunjukkan terdapat kekurangan tenaga kerja keperawatan, yang berarti beban kerja untuk tenaga keperawatan yang ada saat ini lebih tinggi dari seharusnya. Untuk itu, per1u dilakukan penyesuaian jumlah tenaga keperawatan. Selain itu, penerapan standar asuhan keperawatan sudah cukup baik, namun belum dapat mewakiliseluruh kegiatan asuhan kepen;1watan secara umum,karena observaslyang dilakukan terbatas pada delapan tindakan asuhan keperawatan yang paling sering dlakukan. Untuk perencanaan kebutuhan tenaga dapat dilakukan dengan mengacu pada hasil penelitian ini. Saran: Untuk menindaktanjuti keluhan dan komplain yang dihadapi pada ruang flamboyan, pihak manajemen sebaiknya melakukan rekruitmen tenaga kerja berdasarkan hasil penelitian, dimana selain dibutuhkan penambahan tenaga keperawatan, juga pertu dilakukan rekruitmen tenaga kerja yang dapat mengerjakan pekerjaan non-keperawatan yang selamainidikerjakan oleh tenaga keperawatan.
Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit,Kebutuhan Tenaga Keperawatan,Standar Asuhan