Kecelakaan, dermatitis kerja dan alat pelindung diri (APD) pada pengumpul sampah pasar Kota Payakumbuh Sumatera Barat
YUSRIZAL, Prof.dr. Djauhar Ismail, MPH.,Ph.D.,Sp.A(K)
2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan KerjaWalaupun Alat Pelindung Diri (APD) merupakan alternatif terakhir untuk melindungi diri dari kecelakaan kerja dan dermatitis kerja, APD perlu secara rutin dipakai, karena terjadinya kecelakaan kerja dan dermatitis kerja tidak dapat diduga sebelumnya. Pengumpul sampah pasar mempunyai risiko yang tinggi untuk mendapatkan kecelakaan dan dermatitis kerja. Hal ini berdasarkan kenyataan yang ada pemgumpul sampah pasar banyak yang tidak mengunakan APD dengan lengkap dalam bekerja, disamping itu panitia pembina kesehatan dan keselamatan kerja (P2K3) belum terbentuk sehingga tidak ada yang mengawasi pengumpul sampah pasar di dalam hal keselamatan kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kecelakaan kerja dan adanya dermatitis kerja pada pengumpul sampah pasar di Kantor Kebersihan dan Pertamanan Kota Payakumbuh yang menggunakan APD dengan lengkap dan yang tidak lengkap. Rancangan penelitian observational dengan pendekatan cross sectional. Subyek penelitian adalah pengumpul sampah pasar Kota Payakumbuh sebanyak 45 orang. Pengumpulan data dengan mengunakan daftar pertanyaan (kuisioner), chek list dan pemeriksaan klinis dermatitis. Teknis analisis yang digunakan adalah uji chi kuadrat dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan : 1) Ada perbedaan yang signifikan untuk kecelakaan kerja pada pengumpul sampah pasar Kota Payakumbuh yang mengunakan APD dengan lengkap dan yang tidak lengkap ( p<0,05). 2) Ada perbedaan yang signifikan terjadinya dermatitis kerja pada pengumpul sampah pasar Kota Payakumbuh yang mengunakan APD dengan lengkap dan yang tidak lengkap ( p < 0,05). 3) Kecelakaan kerja yang dialami pengumpul sampah pasar lebih banyak yang tidak mengunakan APD ( 81,5 %) dari pada yang menggunakan APD dengan lengkap (18,5 %). 4) Dermatitis kerja yang dialami pengumpul sampah pasar lebih banyak yang tidak mengunakan APD ( 75,0 %) dari pada yang menggunakan APD dengan lengkap (25,0 %).
Eventhough personal protective equipment (PPE) is the last option to protect workers from industrial accident and dermatitis, it is suggested to be used regularly because of industrial accident and dermatitis occur unpredictably. Marketplace waste collector has high risk of experiencing industrial accident and dermatitis. This is approved based on the reality that many of the marketplace waste collectors usually do not use the PPE completely. Aside from that, the committee of constructer health and security in work has not been formed so that there is no one to watch the security of the work. This research was conducted to find out the difference of industrial accident and dermatitis prevalence on the marketplace waste collectors in the park and sanitation office of Payakumbuh City between those who use complete PPE and not. This observational research used the cross sectional approach. The subject of the research were 45 marketplace waste collectors of Payakumbuh City. The method of collecting data are questionnaire, check list and clinical dermatitis examinati. Analyses technique used in this research is chi quadrate and descriptive test. The result of research shows that : 1) There is significant difference in the industrial accident prevalence among the marketplace waste collectors that use the complete PPE and not ( p < 0,05). 2) There is significant difference in the dermatitis prevalence among the marketplace waste collectors who use complete PPE and not ( p < 0,05). 3)Industrial accident experienced by the marketplace waste collectors that do not use complete PPE is higher (81,5 %) than those who use the PPE completely (18,5 %). 4)Industrial dermatitis experienced by the marketplace waste collectors that use incomplete PPE is higher (75,0 %) than those who use complete PPE (25,0 %).
Kata Kunci : Kecelakaan Kerja,Dermatitis Kerja,Pemulung Sampah, personal protective equipment, industrial accident, industrial dermatitis, marketplace waste collectors.