Laporkan Masalah

Pengaruh bising terhadap prestasi belajar murid Sekolah Dasar

PURNANTA, Muhammad Arief, dr. Soepomo Soekardono, Sp.THT

2005 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Klinik

Bising didefinisikan sebagai bunyi yang tidak dikehendaki baik merupakan aktivitas alam atau buatan manusia. Bising dapat mengganggu konsentrasi yang berakibat menurunnya kualitas bisnis dan pendidikan, dibidang THT berdampak terhadap gangguan pendengaran dan gangguan komunikasi. Sekolah dasar (SD) sebagai tingkatan sekolah terpenting dalam membentuk pondasi kemampuan intelektualitas anak dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sekolah. Kondisi sekolah yang bising mempengaruhi konsentrasi dan prestasi belajar murid sekolah. Sumber bising di lingkungan sekolah sebesar 86% berasal dari suara mesin mobil. Tujuan penelitian adalah untuk membandingkan pengaruh bising lingkungan sekolah di sekitar jalan raya dengan kebisingan lingkungan sekolah yang jauh dari jalan raya terhadap prestasi belajar murid. Rancangan penelitian adalah kohort historik. Subyek yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dibagi menjadi dua kelompok, yaitu murid terpajan dan tidak terpajan bising lingkungan pada sekolah dasar di wilayah Kota Yogyakarta. Jumlah sampel yang dibutuhkan pada masing-masing kelompok 103. Sampel diambil secara kluster. Pengukuran tingkat kebisingan lingkungan dengan menggunakan dB-meter yang diukur pada saat guru sedang mengajar. Pengukuran dilakukan disemua ruangan kelas dan dihitung rata-ratanya, sedangkan prestasi belajar diambil dari data rapor kelas 2-4. Analisis data dilakukan dengan uji X2 untuk menilai karakteristik subyek kedua kelompok berasal dari populasi yang homogen atau tidak. Uji statistik t test untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar antara kedua kelompok. Uji statistik regresi logistik digunakan untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar. Manfaat hasil penelitian diharapkan menjadi masukan dalam kebijakan penentuan lokasi sekolah yang ideal dan sebagai bahan pertimbangan dalam program konservasi pendengaran dan prestasi belajar murid

Noise is unwanted sound that occurs from natural activities or human being. Noise can reduce the quality of education and business as a result of concentration disturbances. In ENT field it may cause the hearing and communications impairment. Elementary school as an important level of education to form the intellectual foundation is influenced by school environmental condition. High environmental noise may alter the concentration and reduce academic achievement. Eighty six percent of the high environmental noise in school is coming from cars (traffic noise). The aim of this study is to compare the academic achievement between different environmental noise levels in some school. Study design in this study is historical cohort. Subjects who meet the inclusion and exclusions criterion are divided in to two groups. The first group is the school with high environmental noise and the second group is the school with lower environmental noise. The numbers of subject for each group are 103 samples, and the samples are collected by cluster sampling method. Sound level meter is used to measures the environmental noise then the result is analyzed. For academic achievement data are collected from regular academic report grade 2-4. X2 test is used to analyze the homogeneity of both groups. T test is used to analyze the academic achievement in both groups. To analyze the correlation between some factors that might influent the academic achievement in use logistic regression. The result of this study could use as an input for establishing ideal school location policy and hearing conservation program as well as the academic achievement.

Kata Kunci : Pendengaran,Bising,Prestasi Belajar


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.