Laporkan Masalah

Nilai diagnostik gejala Dispepsia pada Gastritis Kronik akibat infeksi Helicobacter pylori pada anak

ARIANI, dr. Mohammad Juffrie, PhD.,SpAK

2005 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Klinik

Beberapa cara untuk menjabarkan gejala dispepsia telah banyak diketahui. Tetapi peran sindrom dispepsia dalam membantu diagnosis infeksi Helicobacter pylori pada anak masih belum diketahui. Infeksi Helicobacter pylori terutama didapat pada anak-anak dan perannya belum jelas sebagai penyebab gejala dispepsia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai diagnostik sindrom dispepsia dalam mendiagnosis infeksi Helicobacter pylori pada anak. Penderita yang datang di instalasi rawat jalan SMF Kesehatan Anak, RS Dr. Sardjito, Yogyakarta dengan gejala dispepsia sejak bulan Oktober 2002 secara konsekutif ikut dalam penelitian. Penderita yang sebelumnya mendapat terapi untuk infeksi Helicobacter pylori, atau yang mendapat antibiotika, penghambat pompa proton, atau komponen bismuth dalam dua minggu terakhir dieksklusi dari penelitian. Informasi mengenai gejala gastrointestinal didapat dari orangtua penderita dengan menggunakan serangkaian kuesioner. Gejala dispepsia ini kemudian diuji validitasnya terhadap pemeriksaan histopatologi dari biopsi mukosa antrum dan korpus gaster.

Background Several instruments for measuring dyspepsia have been developed. However, the role of dyspepsia syndromes in screening the diagnosis of Helicobacter pylori infection in children is unknown. Helicobacter pylori infecton is mainly acquired in children and it is unclear if it causes any symptoms. Objective To asses the diagnostic value of dyspepsia syndromes in association with Helicobacter pylori infection in children. Methods Consecutive patients from October 2002 presenting with dyspepsia to the pediatric outpatient department, Sardjito Hospital, Yogyakarta were recruited for the study. Patients who were previously treated for Helicobacter pylori infection, or who had received antibiotics, proton pump inhibitors or bismuth compounds in the preceding two weeks were excluded. Information on gastrointestinal symptoms was collected from children's parents by standarized questionnaire and integrated into a symptom scoring Patient's dyspepsia syndromes then correlated to their clinical findings. Helicobacter pylori diagnosis was made based on histological examination of gastric biopsies that were taken from antral and corpus biopsies.

Kata Kunci : Dispesia,Nilai Diagnostik,Infeksi Helicobacter Pylori,Diagnostic value, dyspepsia, Helicobacter pylori, children


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.