Laporkan Masalah

Perlindungan hukum bagi konsumen jasa telepon rumah tangga di Kota Makassar

RAHMAT, Dr. Hj. Siti Ismijati Jenie, SH.,CN

2005 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)

Penelitian mengenai Perlindungan Hukum bagi Konsumen Jasa Telepon Rumah Tangga di Kota Makassar merupakan penelitian yuridis empiris yang bertujuan untuk mengetahui terlaksana tidaknya Undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen bagi konsumen jasa telepon rumah tangga di kota Makassar dan faktor-faktor yang menghambat upaya perlindungan hukum bagi konsumen jasa telepon rwnah tangga di kota Makassar. Data yang dicari dalam penelitian ini adalah data primer, yaitu data yang diperoleh dari penelitian lapangan melalui wawancara dan kuesioner serta data sekunder yaitu data yang diperoleh dari penelitian kepustakaan. Kemudian data-data tersebut dianalisis dengan metode kualitatif yaitu dianalisis dengan menguraikan dan menghubungkan antara data yang satu dengan data yang lainnya secara keseluruhan sehingga akan diperoleh jawaban atas rumusan pennasalahan dalam penelitian ini. Setelah dilakukan analisis terhadap data-data penelitian, dapat diketahui bahwa pelaksanaan Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen jasa telepon rumah tangga di kota Makassar pada dasarnya belum terlaksana secara efektif (belum optimal), hal ini disebabkan oleh tingkat pemahaman dari pihak konsumen sebagai penerima jasa maupun dari pihak PT. Telkom sebagai pelaku usaha masih sangat minim dan faktor-faktor yang menghambat upaya perlindungan hukum bagi konsumen jasa telepon rumah tangga di kota Makassar yaitu, pertama, kinerja aparat pemerintah. K'edua, tingkat pengetahuan dan pendidikan masyarakat .Ketiga, tingkat perekonomian masyarakat Keempat, profesionalisme kerja para pengusaha.

The research on Legal Protection for Consumer of Home Telephone Service in Makassar city is a legal empirical research. It aims to investigate whether or not the Act No. 8/1999 on legal protection for home telephone service is implemented in Makassar city and the factor that hinder the implementation of this protection. The research obtains primary data from field research by means of interview and questionnaire, and secondary data from library research. Data are then analysed in the qualitative method by describing and relating them comprehensively in order to get answers or problem formulation of the research. The research results show that the implementation of Act No. 8/1999 on Protection for Consumer of Home Telephone Service in Makassar is basically ineffective (not optimum). This is due to the minimum level of understanding of the consumer as recipients of PT. Telkom 's service. The factor that hinder the implementation of consumer protection are: first, the government official's performance; second, people's knowledge and education level; third, people's economic level; and four, service provider's professionalism.

Kata Kunci : Perlindungan Hukum,Konsumen Telepon,UUPK, Consumer Protection, Home Telephone


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.