Hubungan antara indeks vegetasi dan liputan bangunan di kotamadya Surakarta dan sekitarnya
Sri Hartini, Dr. Dulbahri; Drs. R. Suharyadi, M.Sc.
1993 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHPenelitian ini dilakukan di Kotamadya Surakarta meng-ingat penggunaan citra satelit untuk menyadap informasi kekotaan di Indonesia sangat terbatas. Hal ini disebabkan obyek kekotaan mempunyai tanggapan spektral yang hampir sama pada citra saluran tunggal dan pada umumnya ukuran persil bangunan di daerah kekotaan lebih kecil dari ukuran pixel. Citra yang digunakan dalam penelitian ini adalah citra SPOT multispektral daerah Kotamadya Surakarta dan sekitarnya. Penelitian ini dilakukan untuk mencari metode pendekatan yang cocok untuk penyadapan data liputan bangunan dari citra satelit. dan Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara indeks vegetasi dan liputan bangunan dan untuk membuat citra agihan liputan bangunan dan vegetasi daerah penelitian. Metode yang digunakan adalah analisis korelasi regresi. Sebagai variabel beban adalah liputan bangunan dan sebagai variabel terikat adalah indeks vegetasi. Liputan vegetasi digunakan sebagai variabel pe-ngontrol terhadap variabel indeks vegetasi. Dalam hal ini liputan vegetasi merupakan variabel pengaruh dan indeks vegetasi sebagai variabel terpengaruh. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara purposive random sampling dan juga area sampling karena citra satelit diekspresikan dalam dimensi pixel. Koefisien korelasi yang diperoleh antara liputan bangunan dan indeks vegetasi Normalize Difference Vegeta-tion Index (NDVI) dan Vegetation Index Faster (VIP), adalah sama yaitu sebesar -0,721419, dengan koefisien determinasi (r) sebesar 0,520445. Untuk indeks vegetasi Ratio Vegetation Index (RVI) diperoleh koefisien korelasi sebesar -0,806242, dengan koefisien determinasir sebe-sar 0,650026. Dari koefisien korelasi ini menunjukkan bahwa indeks vegetasi RVI mempunyai hubungan yang lebih kuat terhadap liputan bangunan dibandingkan dua transfor-masi indeks vegetasi yang lain. Dari nilai koefisien kore-lasi tersebut menunjukkan tingkat hubungan yang sedang antara liputan bangunan dan indeks vegetasi yang digunakan dalam penelitian ini. Nilai koefisien korelasi yang negatip tersebut menun-jukkan bahwa semakin tinggi liputan bangunan, nilai indeks vegetasinya semakin rendah, dan sebaliknya. Dengan demi-kian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi liputan ba-ngunan, liputan vegetasinya semakin rendah, karena indeks vegetasi merupakan pencerminan dari liputan vegetasi. Citra agihan liputan bangunan dan liputan vegetasi dibuat berdasarkan citra transformasi indeks vegetasi RVI, karena mempunyai tingkat hubungan yang paling tinggi terhadap liputan bangunan maupun liputan vegetasi diban-ding transformasi indeks vegetasi yang lain
-
Kata Kunci : Indeks vegetasi,Liputan bangunan, Surakarta