Laporkan Masalah

Transformasi Manajemen Kampanye Politik Melalui Pemanfaatan Teknologi Digital oleh Tim Sapu Jagat pada Pemilu Presiden 2024

Kurnia Ikhsan, Dr. Rer. Pol. Mada Sukmajati, S.I.P., M.P.P.

2026 | Skripsi | ILMU PEMERINTAHAN

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan terhadap praktik kampanye politik modern, tidak hanya sebagai media komunikasi politik, tetapi juga sebagai instrumen dalam pengelolaan organisasi kampanye. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Tim Sapu Jagat memanfaatkan teknologi digital dalam mentransformasi manajemen kampanye politik pada Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2024, khususnya dalam mendukung kampanye pasangan calon Ganjar Pranowo–Mahfud MD. Penelitian ini juga bertujuan mengidentifikasi implementasi teknologi digital dalam pengelolaan relawan, pengolahan data kampanye, koordinasi organisasi, serta pengambilan keputusan strategis selama penyelenggaraan kampanye. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatoris dengan keterlibatan langsung penulis sebagai operator Tim Sapu Jagat, yang dibantu dengan wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital telah mentransformasi proses manajemen kampanye dari pola kerja yang bersifat manual menuju sistem yang lebih terintegrasi, cepat, dan berbasis data. Melalui sistem informasi digital yang dikembangkan Tim Sapu Jagat, proses pengelolaan data relawan, koordinasi lintas wilayah, distribusi informasi, pemantauan kondisi lapangan, serta pelaporan dapat dilakukan secara lebih efisien. Sistem tersebut juga memungkinkan data yang diperoleh dari jaringan relawan di berbagai daerah diolah menjadi informasi yang mendukung proses pengambilan keputusan oleh Tim Pemenangan Nasional. Meskipun demikian, implementasi teknologi digital masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti kualitas data yang beragam, keterbatasan literasi digital sebagian relawan, serta dinamika koordinasi dalam organisasi kampanye berskala nasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teknologi digital tidak hanya berperan sebagai media komunikasi politik terhadap publik, tetapi juga sebagai infrastruktur yang mendukung transformasi manajemen kampanye politik melalui penguatan koordinasi organisasi, integrasi data, dan peningkatan efektivitas pengambilan keputusan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian mengenai kampanye politik digital serta menjadi referensi bagi organisasi politik dalam mengembangkan sistem manajemen kampanye berbasis teknologi digital.

The rapid development of digital technology has significantly transformed modern political campaigns, extending its role beyond political communication to become an essential instrument in campaign management. This study aims to examine how the Sapu Jagat Team utilized digital technology to transform political campaign management during the 2024 Indonesian Presidential Election, particularly in supporting the campaign of presidential and vice-presidential candidates Ganjar Pranowo and Mahfud MD. Furthermore, this study investigates the implementation of digital technology in volunteer management, campaign data processing, organizational coordination, and strategic decision-making throughout the campaign period. This research employs a qualitative method using a case study approach. Data were collected through participant observation, with the researcher directly involved as an operator within the Sapu Jagat Team, complemented by interviews, documentation, and literature review. The findings show that the adoption of digital technology has transformed campaign management from conventional manual processes into a more integrated, data-driven, and efficient management system. Through the digital information system developed by the Sapu Jagat Team, volunteer data management, interregional coordination, information dissemination, field monitoring, and reporting processes were conducted more effectively. The system enabled information collected from volunteer networks across different regions of Indonesia to be consolidated into actionable data that supported strategic decision-making by the National Campaign Team. Nevertheless, the implementation of digital technology also encountered several challenges, including inconsistencies in data quality, varying levels of digital literacy among volunteers, and the complexity of coordinating a nationwide campaign organization. This study concludes that digital technology serves not only as a medium for political communication to the public, but also as a strategic infrastructure that supports the transformation of political campaign management through improved organizational coordination, data integration, and evidence-based decision-making. The findings contribute to literature on digital political campaigns and provide practical insights for political organizations seeking to develop technology-based campaign management systems in future electoral contests.

Kata Kunci : Kampanye politik, Teknologi digital, Manajemen kampanye, Tim Sapu Jagat, Relawan politik, Pemilu Presiden 2024

  1. S1-2026-446182-abstract.pdf  
  2. S1-2026-446182-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-446182-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-446182-title.pdf