Pengaturan jumlah cabang utama dan penjarangan buah terhadap hasil dan mutu benih tomat varietas kaliurang (Lycopersicum esculentum Mill)
WARTAPA, Agus, Prof.Dr.Ir. Prapto Yudono, M.Sc
2005 | Tesis | S2 AgronomiPenelitian yang berjudul PENGATURAN JUMLAH CABANG UTAMA DAN PENJARANGAN BUAH TERHADAP HASIL DAN MUTU BENIH TOMAT VARIETAS KALIURANG (Lycopersicum esculentum Mill) ini dilakukan di Kebun Praktek Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Magelang Jurusan Penyuluhan Pertanian Jalan Kusumanegara nomor 2 Yogyakarta, dimulai bulan Pebruari 2005 sampai dengan dengan bulan Juli 2005. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaturan jumlah cabang utama untuk memperoleh hasil yang paling tinggi, mengetahui jumlah penjarangan buah untuk memperoleh hasil paling tiggi dan pengetahui kombinasi pengaturan jumlah cabang utama dan penjarangan buah untuk memperoleh hasil dan mutu benih paling tinggi. Dalam melaksanakan penelitian digunakan rancangan faktorial 3X3 yang disusun berdasarkan Rangcangan Acak Kelompok Lengkap (Randomized completely Block design) terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pengaturan jumlah cabang utama, terdiri dari 3 aras , yaitu : 1 cabang utama, 2 cabang utama, dan 3 cabang utama. Faktor kedua adalah penjarangan buah, terdiri dari tanpa penjarangan buah, penjarangan buah 15 %, penjarangan buah 30 %. Data dianalisis sidik ragam, apabila terdapat beda nyata diteruskan dengan menggunakan analisis uji lanjut DMRT (Duncan Multiple Range Test) taraf 5%, sedangkan untuk mengetahui kecenderungan hubungan fungsional antara kedua perlakuan diuji melalui orthogonal polinomial, sedangkan hubungan antar tolok ukur dilakukan analisis regresi dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pengaturan jumlah cabang utama 3 cabang dan penjarangan buah sebesar 15 % atau penjarangan buah sebesar 30 % relatif meningkatkan: luas daun, laju pertumbuhan, indek luas daun tanaman tomat pada fase pertumbuhan vegetatip optimal umur tanaman 6 minggu. Perlakuan pengaturan jumlah 3 dan penjarangan buah 15 %, memberikan hasil tomat tertinggi, sedangkan pengaturan jumlah 1 cabang dan penjarangan buah 15% memberikan berat biji 1000 butir teringg.
The purpose of the research was study the arrangement of primary branch number and fruit sets reduction of yield and seed quality tomato Kaliurang variety. A field experiment was conducted on regosol soil located in Agricukture Extention College Yogyakarta it was done at 115 m abouve sea level (asl) The experiment was carried out following 3X3 factorial design arranged in Completely Randomized Block Design with 3 replications. First factor was branch with 3 levels i.e. 1 primary branch, 2 primary branches and 3 primary branches. The second factor was reduction tomato fruit set consint of 3 levels i.e. reduction 0 %, reduction 15 % and reduction 30 %. The results show that 3 primary branch and fruit reduction 15 % or 30 % gives the best represent in leaf area, crop growth rate, leaf area index on 6 weeks plant growth. .. The treatment 3 primary branch and fruit reduction 15 % gave the best height yield tomato per hektar. And the best weight 1000 seeds obtained from the combinations 1 primary branch with reduction tomato at 30 %.
Kata Kunci : Tanaman Tomat,Mutu Benih,Jumlah Cabang dan Penjarangan Buah, main branch, fruit set, seed quality