Laporkan Masalah

Pengaruh capital adequacy ratio (CAR), net Interest margin (NIM), dan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) terhadap profitabilitas (ROA) pada bank digital di Indonesia periode 2021-2025

Ridlo Adib Wisesa, Dra. Sufitri, M.M.

2026 | Tugas Akhir | D4 PERBANKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Interest Margin (NIM), dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) terhadap Return on Assets (ROA) pada bank digital di Indonesia periode 2021-2025. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan triwulanan bank digital selama periode penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 7 bank digital, sehingga diperoleh 140 observasi. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM) menggunakan panel Estimated Generalized Least Squares (EGLS) dengan White cross-section weights. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) tidak berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets (ROA). Net Interest Margin (NIM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Assets (ROA), sedangkan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) tidak berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets (ROA). Secara simultan, CAR, NIM, dan CKPN berpengaruh signifikan terhadap ROA. Nilai R-squared sebesar 0,4225 menunjukkan bahwa sebesar 42,25% variasi ROA dapat dijelaskan oleh ketiga variabel dalam model penelitian, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain diluar model. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi manajemen bank digital dalam mengevaluasi pengelolaan permodalan, margin bunga, dan risiko kredit untuk mendukung profitabilitas bank.

This study examines the effects of the Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Interest Margin (NIM), and Allowance for Impairment Losses (CKPN) on Return on Assets (ROA) of digital banks in Indonesia over 2021-2025. Quarterly secondary data were taken from the published financial statements of seven digital banks selected by saturated sampling, yielding 140 observations. Panel data regression was applied; the chow and Hausman tests selected the Random Effect Model estimated by Panel EGLS with White cross-section weights. CAR has no significant effect on ROA (coefficient -0.0032; p = 0.0518), NIM has positive and significant effect (coefficient 0.5212; p = 00000), and CKPN has no significant effect (coefficient 0.0149; p = 0.9359). Jointly, the three variables significantly affect ROA, with an R-squared of 0.4225. The profitability of Indonesian digital banks still rest on interest margins from classical intermediation, while capital mainly acts as a buffer and loan-loss provisioning appears to be absorbed by risk premia embedded in lending margins.

Kata Kunci : digital banks; CAR; NIM; loan-loss allowance; ROA; panel data regression

  1. D4-2026-500166-abstract.pdf  
  2. D4-2026-500166-bibliography.pdf  
  3. D4-2026-500166-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2026-500166-title.pdf