Laporkan Masalah

Hubungan Keterlibatan Ayah dengan Aktualisasi Diri Remaja di SMAN 3 Yogyakarta

Harfin Athfalun Nafi'ah, Ade Sutrimo, S.Kep., Ns., MSN., Sp.Kep.J; Martina Sinta Kristanti, S.Kep., Ns., MN., PhD

2026 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN

Latar belakang: Remaja berkembang melalui proses pencarian identitas dan pengembangan potensi diri, salah satunya melalui pencapaian aktualisasi diri. Keterlibatan ayah sebagai salah satu bentuk dukungan keluarga dapat berperan dalam membantu remaja mengenali potensi diri. Namun, penelitian yang mengkaji hubungan keterlibatan ayah dengan aktualisasi diri pada remaja masih terbatas.

Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan keterlibatan ayah dengan aktualisasi diri pada remaja di SMAN 3 Yogyakarta.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian korelasional rancangan cross-sectional. Partisipan pada penelitian ini adalah siswa kelas XII SMAN 3 Yogyakarta. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Inventory of Father Involvement untuk mengukur keterlibatan ayah siswa dan Short Index of Self-Actualization untuk mengukur tingkat aktualisasi diri pada siswa. Analisis penelitian ini menggunakan uji Spearman Rank. 

Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah memiliki nilai mean sebesar 85,69 ± 11,85, sedangkan aktualisasi diri memiliki median sebesar 31 (IQR=4) dengan rentang skor 20-40. Terdapat hubungan positif signifikan keterlibatan ayah dengan aktualisasi diri pada siswa SMAN 3 Yogyakarta dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,271 dan p-value = 0,008. Semakin tinggi keterlibatan ayah, semakin tinggi tingkat aktualisasi diri.

Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang signifikan dengan kekuatan korelasi rendah antara keterlibatan ayah dan aktualisasi diri pada remaja di SMAN 3 Yogyakarta. 

Kata kunci: aktualisasi diri, keterlibatan ayah, remaja 


Background: Adolescents develop through a process of identity exploration and their potential development, one of which is through the achievement of self-actualization. Father involvement, as a form of family support, can play a role in helping adolescents recognize their potential. However, research examining the relationship between father involvement and self-actualization among adolescents remains limited.

Objective: To determine the relationship between father involvement and self-actualization among adolescents at SMAN 3 Yogyakarta. 

Method: This study was a correlational study with a cross-sectional design. The participants in this study were twelfth-grade students at SMAN 3 Yogyakarta. The Inventory of Father Involvement was used to measure students’ father involvement, while the Short Index of Self-Actualization was used to measure students’ level of self-actualization. The data were analyzed using the Spearman Rank test.

Result: The results showed that father involvement had a mean score of 85.69 ± 11.85, while self-actualization had a median score of 31 (IQR = 4), with a score range of 20–40. There was a significant positive relationship between father involvement and self-actualization among students at SMAN 3 Yogyakarta, with a correlation coefficient of 0.271 and a p-value of 0.008. The higher the score of father involvement, the higher the level of self-actualization.

Conclusion: The result showed a significant positive relationship with a low correlation strength between father involvement and self-actualization among adolescents at SMAN 3 Yogyakarta.

Keywords: adolescents, father involvement, self-actualization 


Kata Kunci : aktualisasi diri, keterlibatan ayah, remaja

  1. S1-2026-504563-abstract.pdf  
  2. S1-2026-504563-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-504563-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-504563-title.pdf