Pengaruh Bahan Pembenah Tanah dan Pupuk K2SO4 terhadap Sifat Kimia Tanah dan Serapan K Padi Gogo pada Vertisol Playen, Gunungkidul
PUTERI SYAHDAN SANYONO, Prof. Dr. Sri Nuryani Hidayah Utami, M.P.; Dr. Agr. Cahyo Wulandari, S.P., M.P.
2026 | Skripsi | ILMU TANAH
Vertisol di Playen, Gunungkidul dicirikan oleh
kandungan kalsium karbonat (CaCO3) yang tinggi sehingga kalium mudah
mengalami fiksasi dan ketersediaannya bagi tanaman menjadi rendah. Penelitian
ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh aplikasi pupuk K2SO4
yang dikombinasikan dengan bahan pembenah tanah, yaitu pupuk kandang sapi,
kalium humat, mikoriza, dan nano silika, terhadap sifat kimia tanah,
pertumbuhan, serta serapan kalium tanaman padi gogo (Oryza sativa L.). Penelitian
dilaksanakan di rumah kaca menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)
nonfaktorial yang terdiri atas sembilan perlakuan, yaitu K0 (kontrol), K1
(pupuk kandang sapi 2 ton/ha), K100 (K2SO4 1000 kg/ha),
K50 (K2SO4 50u kg/ha), K50M (K2SO4 50%
+ mikoriza 10 g/tanaman), K50H (K2SO4
50% + kalium humat 10 kg/ha), K50S
(K2SO4 50% + nano
silika 3 kg/ha), K50HS (K2SO4 50% + kalium humat + nano silika), dan K50MHS (K2SO4
50% + kalium humat + nano silika +
mikoriza) dengan setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Semua perlakuan
diberi pupuk kandang 2 ton/ha sebagai dasar kecuali K0 (kontrol). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh nyata terhadap sifat
kimia tanah seperti meningkatkan nilai C Organik, K tersedia, dan Mg tersedia.
Perlakuan K50MHS memberi hasil paling optimal pada parameter agronomis tinggi tanaman, BWD, dan jumlah malai.
Untuk meningkatkan serapan K pada tajuk, kombinasi
perlakuan paling nyata adalah K50MHS. Dengan
demikian, kombinasi pupuk K2SO4 dan bahan pembenah tanah
terbukti efektif dalam memperbaiki sifat kimia tanah Vertisol, meningkatkan
ketersediaan dan serapan kalium, serta mendukung pertumbuhan tanaman padi gogo.
Vertisols in Playen,
Gunungkidul, are characterized by high calcium carbonate (CaCO?) content, which promotes potassium fixation and
reduces its availability to plants. This study aimed to evaluate the effects of
K?SO? fertilizer combined with cow manure, potassium
humate, mycorrhiza, and nanosilica on soil chemical properties, growth, and
potassium uptake of upland rice (Oryza sativa L.). The study was conducted in a
greenhouse using a non-factorial Completely Randomized Design (CRD) with nine
treatments: K0 (control), K1 (cow manure at 2 t/ha), K100 (100% K?SO? at 150 kg/ha),
K50 (50% K?SO? at 75 kg/ha), K50M (K50 + mycorrhiza), K50H (K50
+ potassium humate), K50S (K50 + nanosilica), K50HS (K50 + potassium humate +
nanosilica), and K50MHS (K50 + potassium humate + nanosilica + mycorrhiza).
Each treatment was replicated three times. All treatments except K0 received
cow manure at 2 kg/ha as a basal amendment. The results showed significant
improvements in soil chemical properties, including organic carbon, available
potassium, and available magnesium. K50MHS produced the best results for plant
height, leaf color chart (LCC) readings, and panicle number. This treatment
also showed the most pronounced improvement in potassium uptake in aboveground
biomass. In conclusion, combining K?SO? with soil
amendments improved Vertisol chemical properties, increased potassium
availability and uptake, and supported upland rice growth.
Kata Kunci : vertisol, kalium humat, nano silika, mikoriza, padi gogo