Laporkan Masalah

Aplikasi penginderaan jauh dan SIG untuk pemantauan perubahan garis pantai di Segara Anakan kabupaten Cilacap Jawa Tengah tahun 1978-2001

Isni Atiqoh, Drs. Projo Danoedoro, M.Sc.Ph.D.

2007 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI SV

Tekanan penduduk yang semakin meningkat terhadap wilayah pesisir telah mengakibatkan terjadinya kegiatan eksploitasi dan pemanfaatan sumberdaya alam yang tidak seimbang. Keadaan tersebut dapat menimbulkan kerusakan lingkungan dan perubahan garis pantai yang disebabkan oleh sedimentasi. Namun kerusakan yang terjadi dapat diminimalkan dengan melakukan tindakan-tindakan yang bersifat pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan data penginderaan jauh khususnya Landsat dalam mengetahui perubahan garis pantai serta perubahan penutup/pengunaan lahan yang terjadi di daerah penelitian. Adapun daerah penelitian terletak di Laguna Segara Anakan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah metode komparatif data penginderaan jauh berupa citra satelit multitemporal. Pada penelitian ini pemisahan obyek daratan dengan perairan didasarkan pada nilai transformasi NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) masing-masing citra. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa di Segara Anakan mengalami perubahan garis pantai yang mengarah pada akresi garis pantai. Besarnya perubahan dapat diketahui berdasarkan luas perairannya. Luas perairan tahun 1978 adalah 5.929,76 ha, pada tahun 1991 menjadi 3.920.78 ha, namun pada tahun 2001 menyusut menjadi 3.421,34 ha. Dengan demikian selama periode tahun 1978 sampai 2001 telah terjadi penyusutan seluas 2.508,42 ha atau sekitar 109,06 ha/tahun. Seiring dengan penyusutan perairan, Laguna Segara Anakan mengalami penambahan daratan. Besarnya penambahan daratan selama periode tahun 1978 sampai 2001 adalah 2.623,50 ha atau sekitar 114,07 ha/tahun. Selain itu penutup/penggunaan lahan yang banyak mengalami perubahan luas adalah hutan mangrove. Pada tahun 1978 luas penutup penggunaan lahan tersebut sebesar 9.432,66 ha, tahun 1991 luasnya berubah menjadi 5.591,78 ha, namun pada tahun 2001 luas hutan mangrove hanya tinggal 3.637.24 ha. Sebagian besar penutup lahan tersebut berubah menjadi sawah.

-

Kata Kunci : Penginderaan jauh, sistem informasi geografis,SIG,Perubahan garis pantai

  1. TA-2007-182635-abstract.pdf  
  2. TA-2007-182635-bibliography.pdf  
  3. TA-2007-182635-tableofcontent.pdf  
  4. TA-2007-182635-title.pdf