Laporkan Masalah

Tren Ekspor dan Daya Saing Komoditas Cengkeh Indonesia

Gherika Muhardini Bangun, Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc.;Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc.

2026 | Skripsi | SOS.EK. PERTANIAN (AGROBISNIS)

Indonesia merupakan salah satu produsen dan eksportir terbesar cengkeh ke berbagai belahan dunia. Lima negara importir terbesar cengkeh Indonesia antara lain adalah India, Arab Saudi, Pakistan, UEA, dan China. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing ekspor cengkeh Indonesia di lima negara importir terbesar dengan berfokus pada (1) tren volume ekspor, (2) keunggulan komparatif, dan (3) keunggulan kompetitif. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik. Data yang digunakan berupa data sekunder per kuartal dari tahun 2016 hingga 2025 yang diperoleh dari berbagai sumber resmi seperti UN Comtrade dan BPS. Analisis tren volume ekspor dilakukan menggunakan metode Moving Average. Keunggulan komparatif cengkeh Indonesia dianalisis dengan menggunakan metode Revealed Comparative Advantage (RCA) dan Revealed Symmetric Comparative Advantage (RSCA) Sementara itu, Keunggulan kompetitif cengkeh Indonesia dianalisis menggunakan metode Export Product Dynamics (EPD) dan Export Competitiveness Index (ECI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa eskpor cengkeh Indonesia di lima negara importir terbesar (1) memiliki tren volume yang fluktuatif, (2) secara umum memiliki keunggulan komparatif yang kuat ditunjukkan dengan nilai rerata RCA > 1 dan rerata RSCA positif mendekati 1, (3) serta secara umum memiliki keunggulan kompetitif yang terlihat dari posisinya sebagai kategori Rising star pada matriks EPD dan nilai rerata ECI > 1.

Indonesia is one of the biggest producers of cloves that export to countries around the world. Th five biggest Indonesian cloves’ importers are India, Arab Saudi, Pakistan, UEA, dan China. This study aims to analyze the export competitiveness of Indonesian cloves in five largest importer countries by focusing on (1) the export volume trend, (2) the comparative advantages of Indonesian cloves, and (3) the competitive advantages of Indonesian cloves. The research employed a descriptive analytical method using quarterly secondary data from 2016 to 2025, obtained from official sources such as UN Comtrade and BPS. Export volume trends were analyzed using Moving Average method. Indonesian clove’s comparative advantages were assessed using the Revealed Comparative Advantage (RCA) and Revealed Symmetric Comparative Advantage (RSCA) methods, while Indonesian clove’s competitive advantages were assessed using the Export Product Dynamics (EPD) and Export Competitiveness Index (ECI) methods. The results showed that (1) Indonesian clove’s volume export to those countries exhibited fluctuating trend, (2) Indonesian clove’s export to those countries demonstrated strong comparative advantages as reflected by average RCA values greater than 1 and average RSCA values close to +1, (3) Indonesian clove’s export also demonstrated strong competitive advantages in those countries as reflected by its position as the Rising star category in EPD matrix and average ECI values above 1.

Kata Kunci : cengkeh,tren ekspor,daya saing

  1. S1-2026-445787-abstract.pdf  
  2. S1-2026-445787-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-445787-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-445787-title.pdf