Laporkan Masalah

Analisis penerimaan retribusi kebersihan sumbangannya terhadap retribusi daerah dan Pendapatan Asli Daerah Kota Yogyakarta

HARYOKO, Ahmad, Drs. Herman Legowo, M.Si

2005 | Tesis | S2 Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya potensi penerimaan retribusi kebersihan di Kota Yogyakarta, selain itu juga untuk mengetahui besarnya kontribusinya retribusi kebersihan terhadap retribusi derah dan pendapatan asli daerah sehingga dapat memberikan evaluasi yang jelas bagi upaya mengoptimalkan penerimaan kas daerah secara efektif dan efisien. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu berdasarkan hasil survey dan wawancara dengan pejabat yang berwenang atas penerimaan dan pengelolaan retribusi kebersihan baik di Dinas Kebersihan, Keindahan dan Pemakaman (DKKP) Kota Yogyakarta maupun di Bagian Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Yogyakarta. Data sekunder diperoleh di BPKD Kota Yogyakarta mengenai data penerimaan retribusi dari tahun 2000 – 2004, juga data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta mengenai data jumlah rumah tangga dan PDRB per kapita. Metoda analisis yang digunakan metode kualitatif dan kuantitatif yaitu dengan cara membandingkan antara implementasi di lapangan dengan teori-teori yang berlaku. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peranan retribusi kebersihan terhadap retribusi daerah dan pendapatan asli daerah masih rendah, namun potensi penerimaan retribusi kebersihan yang dimiliki sangat besar. Dengan tren peningkatan penerimaan dari tahun ke tahun maka upaya peningkatan penerimaan retribusi kebersihan dengan peningkatan kinerja pemungutan dan koordinasi antar lembaga yang berperan dalam pemungutan retribusi kebersihan.

This research is aimed to know how great the acceptance potential of cleanness retribution in Yogyakarta town. Moreover, it is also to know great the contribution of cleanness retribution to region retribution and region original income, so it could provide the clear evaluation to the optimal efforts of the region income acceptance effectively and efficiently. The data used in the research are primer ones based on the survey result and interview to the officials having authorities to speak about the acceptance and management of cleanness retribution either in Dinas Kebersihan, Keindahan dan Pemakaman (DKKP) or Bagian Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) in Yogyakarta town. The secondary ones are obtained from BPKD in Yogyakarta town concerning about the retribution acceptance data starting from 2000 – 2004. They are also taken from Badan Pusat Statistik (BPS) in Yogyakarta town relating with amount of household and PDRB per capita. Analysis method applied by qualitative and quantitative method is by mean of comparing between the implementation in the field and the theories existed. The results of this research show that the role of cleanness retribution toward local retribution and region original income is still low. However, the acceptance potential of cleanness retribution is very big. By the trend of the acceptance increasing from year to year, so there will be the efforts to develop the acceptance of the cleanness retribution by developing asking for and also coordinating among the institution, which get involved in asking for cleanness retribution.

Kata Kunci : PAD,Retribusi Kebersihan, Cleanness Fee Potential, the Increasing of ask for-works.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.