Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, dan Leverage Terhadap Kedalaman Pengungkapan Emisi Karbon pada Perusahaan Subsektor Coal Production yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2025
Elsa Rahma Sari, Rizky Wulandari, S.E., M.Acc., CFr.A.
2026 | Tugas Akhir | D4 Akuntansi Sektor Publik
Perubahan iklim
yang dipacu oleh emisi karbon menempatkan batu bara sebagai salah satu kontributor
terbesar emisi CO2 fosil global, sementara produksi batu bara Indonesia justru
terus meningkat di tengah tekanan internasional untuk menekan emisi. Meskipun
regulasi jasa keuangan telah mewajibkan pengungkapan dasar emisi karbon, kedalaman
pengungkapan tersebut masih bersifat sukarela, sehingga menimbulkan variasi
yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis
pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, dan leverage terhadap kedalaman
Carbon Emission Disclosure (CED) berdasarkan indikator GRI 305 pada
perusahaan subsektor coal production yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia periode 2021-2025. Populasi penelitian berjumlah 22 perusahaan dengan
sampel akhir sebanyak 15 perusahaan yang dipilih melalui metode purposive
sampling, menghasilkan 75 total observasi. CED diukur menggunakan instrumen
GRI 305. profitabilitas diproksikan dengan Return on Asset (ROA), ukuran
perusahaan dengan Logaritma Natural (LN) Total Asset, dan leverage
diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER). Hasil penelitian
menujukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap
CED, ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan, serta leverage
menunjukkan pengaruh negatif namun tidak signifikan. Temuan ini mengindikasikan
bahwa kemampuan finansial perusahaan mendorong transparansi pengungkapan emisi
karbon, sedangkan ukuran perusahaan justru berhubungan negatif dengan
pengungkapan emisi karbon, dan leverage tidak terbukti memengaruhi
praktik pengungkapan emisi karbon.
Climate change
driven by carbon emissions positions coal as a major contributor to global
fossil CO2 emissions yet, Indonesia's coal production continues to rise despite
international pressure to curb emissions. Although financial service
regulations mandate basic Carbon Emission Disclosures, the depth of these
disclosures remain largely voluntary, resulting in significant variation. This
study aims to examine and analyze the impact of profitability, firm size, and leverage
on the depth of Carbon Emission Disclosure (CED) based on GRI 305 indicators among
coal production sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange
during the 2021–2025 period. The study population comprised 22 companies, with
a final sample of 15 companies selected via purposive sampling, yielding a
total of 75 observations. CED was measured using the GRI 305 instrument;
profitability was proxied by Return on Assets (ROA), firm size by the natural
logarithm (LN) of total assets, and leverage by the Debt to Equity (DER). The
results indicate that profitability has a positive and significant effect on
CED, while firm size has a negative and significant effect leverage shows a negative
but insignificant effect. These findings suggest that a company's financial
capacity drives transparency in Carbon Emission Disclosure, whereas firm size
is negatively associated with such disclosure, and leverage does not
significantly influence Carbon Emission Disclosure practices.
Kata Kunci : Carbon Emission Disclosure, GRI 305, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Leverage, Coal Production