Hubungan Pengetahuan Nurturing Care Ibu dengan Praktik Pemberian Makan pada Anak Sakit Akut Usia 6-23 Bulan di Puskesmas Sewon I
Tsaabitah Salsabiila, Dr. Fitri Haryanti, S.Kp., M.Kes.; Ayyu Sandhi, S.Kep., Ns., M.Sc., Ph.D.
2026 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN
Latar Belakang: Usia 6–23 bulan merupakan periode kritis pertumbuhan yang membutuhkan pemenuhan gizi optimal. Kondisi sakit akut dapat mengganggu praktik pemberian makan dan meningkatkan risiko penurunan status gizi. Pengetahuan nurturing care ibu diduga berperan dalam pemberian makan selama anak sakit. Namun, penelitian mengenai hubungan keduanya pada anak sakit akut masih terbatas.
Tujuan Penelitian: Mengetahui gambaran pengetahuan nurturing care ibu, gambaran praktik pemberian makan anak sakit akut usia 6-23 bulan, hubungan pengetahuan nurturing care ibu dan variabel luar dengan praktik pemberian makan pada anak sakit akut usia 6-23 bulan.
Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Dilaksanakan pada Juni-Agustus 2026 di Puskesmas Sewon I terhadap 72 ibu dan anak sakit akut usia 6-23 bulan yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Pengukuran dengan kuesioner pengetahuan nurturing care dan food recall 24 jam untuk menilai MDD, MMF, dan MAD. Chi-Square, Fisher Test, dan Mann Whitney Test digunakan untuk analisis bivariat.
Hasil: Median skor pengetahuan nurturing care adalah 15 (7-19). Sebanyak 68,1% anak usia 6-23 bulan dengan sakit akut telah memenuhi praktik pemberian makan yang adekuat. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan nurturing care ibu (p=0,555), pendidikan ibu (p=0,454), pekerjaan ibu (p=0,433), pendapatan keluarga (p=0,892), pengalaman mendapatkan informasi nurturing care (p=0,826-0,968), imunisasi (p=0,148), dan ASI eksklusif (p=1,000) dengan praktik pemberian makan.
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan nurturing care ibu dan variabel luar dengan praktik pemberian makan pada anak sakit akut usia 6-23 bulan di Puskesmas Sewon I.
Background: The age of 6–23 months is a critical growth period that requires optimal nutrition. Acute illness can disrupt feeding practices and increase the risk of poor nutritional status. A mother's knowledge of nurturing care is believed to play a role in feeding during a child's illness. However, research on the relationship between the two in acutely ill children is still limited.
Objective: Knowing the overview of mother’s nurturing care knowledge, the overview of feeding practices for sick children aged 6-23 months, the relationship between mother's nurturing care knowledge and external variables with feeding practices for sick children aged 6-23 months.
Method: An analytical observational study with a cross-sectional design. Conducted from June to August 2026 at Puskesmas Sewon I on 72 mothers and their acutely ill children aged 6-23 months, selected using consecutive sampling. Measurements were done using a nurturing care knowledge questionnaire and a 24-hour food recall to assess MDD, MMF, and MAD. Chi-Square, Fisher Test, and Mann Whitney tests were used for bivariate analysis.
Result: The median score for nurturing care knowledge was 15 (7-19). About 68.1% of children aged 6-23 months with acute illness met adequate feeding practices. There was no significant relationship between the mother's nurturing care knowledge (p=0.555), mother's education (p=0.454), mother's occupation (p=0.433), family income (p=0.892), experience receiving nurturing care information (p=0.826-0.968), immunization (p=0,148), and exclusive breastfeeding (1,000) with feeding practices.
Conclusion: There was no relationship between mother's nurturing care knowledge and external variables with feeding practices in children aged 6-23 months with acute illness at Puskesmas Sewon I.
Kata Kunci : anak usia 6-23 bulan, nurturing care, pengetahuan, praktik pemberian makan, sakit akut