Dampak Pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Pantura Jawa Tengah
Beda Iwang Wardhana, Dr. Romanus Yoseph Kun Haribowo Purnomosidi, S.E., M.Si
2026 | Tugas Akhir | D4 PEMBANGUNAN EKONOMI KEWILAYAHAN
Kawasan
Industri Terpadu Batang (KITB) merupakan Proyek Strategis Nasional yang diproyeksikan
untuk mampu meningkatkan output perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis dampak kausal KITB terhadap akselerasi pertumbuhan ekonomi
Kabupaten Batang dengan menggunakan metode Difference-in-Difference
(DID) dan data panel dari empat kabupaten di wilayah Pantura Jawa Tengah pada periode
2011-2025 (60 observasi) serta membandingkan periode sebelum (2011-2019) dan
sesudah (2020-2025) KITB beroperasi. Variabel dependen yang digunakan logaritma
natural pertumbuhan ekonomi (ln_pdrb), dengan tingkat pengangguran terbuka dan
tingkat kemiskinan sebagai variabel kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
asumsi tren paralel terpenuhi (p=0,839), dan KITB memberikan dampak kausal yang
positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang, dengan
model variabel kontrol (koefisien = 0,219;
p = 0,016), dengan seluruh uji diagnostik model (multikolinearitas dan
keacakan residual) terpenuhi dengan baik. Hasil estimasi menunjukkan bahwa
pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang dan kelompok kontrol setara sebelum 2020,
namun Kabupaten Batang tumbuh signifikan lebih tinggi setelah KITB beroperasi
penuh. Meskipun demikian, dampak terhadap tingkat pengangguran terbuka dan
tingkat kemiskinan tidak signifikan secara statistik pada periode penelitian
ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa KITB menunjukkan tanda-tanda awal
berfungsi sebagai kutub pertumbuhan (growth pole) baru bagi wilayah
Pantura Jawa Tengah, namun manfaatnya terhadap indikator kesejahteraan
social-ekonomi yang lebih luas masih memerlukan waktu untuk terealisasi secara
terukur.
The Batang Integrated Industrial
Estate (KITB) is a National Strategic Project projected to boost economic
output. This study aims to analyze the causal impact of KITB on accelerating
economic growth in Batang Regency using the Difference-in-Differences (DID)
method and panel data from four regencies in the North Coast (Pantura) region
of Central Java covering the 2011–2025 period (60 observations), comparing the
pre-operation (2011–2019) and post-operation (2020–2025) periods. The dependent
variable used is the natural logarithm of economic growth (ln_PDRB), with the
open unemployment rate and poverty rate serving as control variables. The
results indicate that the parallel trend assumption was met (p=0.839) and that
KITB had a positive and significant causal impact on Batang Regency's economic
growth in the model with control variables (coefficient = 0.219; p = 0.016),
with all model diagnostic tests (multicollinearity and residual randomness)
successfully satisfied. Estimation results show that economic growth in Batang
Regency and the control group was comparable prior to 2020, but Batang Regency
experienced significantly higher growth after KITB became fully operational.
However, the impact on the open unemployment rate and poverty rate was not
statistically significant during the study period. The study concludes that
KITB shows early signs of functioning as a new growth pole for the North Coast
region of Central Java, although measurable benefits regarding broader
socio-economic welfare indicators will require more time to materialize.
Kata Kunci : Kata Kunci: Difference-in-Difference, Kawasan Industri Terpadu Batang, Pertumbuhan Ekonomi, Pantura Jawa Tengah, Growth Pole