Efektivitas Aplikasi Bacillus tropicus, Rhizophagus intraradices, dan Pupuk Organik Cair terhadap Perkembangan Penyakit pada Jeruk Siam
Aglaia Intan Widianingrum, Prof. Dr. Tri Joko, S.P., M.Sc.
2026 | Skripsi | ILMU HAMA & PENYAKIT TUMBUHAN
Jeruk siam merupakan
salah satu komoditas hortikultura penting di Indonesia. Produktivitas jeruk
siam sering mengalami penurunan akibat serangan penyakit dan kurangnya
ketersediaan hara. Upaya peningkatan produksi dapat dilakukan melalui
penggunaan agen hayati dan pupuk organik cair sebagai alternatif yang ramah
lingkungan guna meningkatkan perumbuhan serta kesehatan bagi tanaman. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh aplikasi dari kedua agen hayati,
pupuk organik cair, serta kombinasinya terhadap pertumbuhan dan perkembangan
penyakit pada tanaman jeruk siam. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak
Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 6 perlakuan, yaitu, kontrol, Bacillus
tropicus, pupuk organik cair, Rhizophagus intraradices, kombinasi B.
tropicus dengan pupuk organik cair, dan kombinasi R. intraradices
dengan pupuk organik cair. Masing-masing perlakuan memiliki 5 ulangan pada 3
blok pengamatan lahan. Pengamatan dilakukan setiap dua minggu sekali dengan
parameter pengamatan tinggi dan volume kanopi tanaman, intensitas dan insidensi
penyakit, serta kolonisasi akar bermikoriza pada jeruk siam kemudian analisis
data menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan kombinasi B.
tropicus dan pupuk organik cair berpengaruh nyata terhadap peningkatan
pertumbuhan jeruk siam. Penyakit yang ditemukan selama penelitian antara lain
huanglongbing, bercak daun, embun jelaga, dan bercak alga.
Siam mandarin is one of the essential horticultural
commodities in Indonesia. However, its productivity often declines due to
disease outbreaks and nutrient deficiencies. Efforts to increase production can
be achieved through the application of biological agents and liquid organic
fertilizer as eco-friendly alternatives to enhance plant growth and health.
This study aimed to determine the effects of applying three biological agents
and their combinations on the growth and disease development of Siam mandarin
plants. This study employed a Randomized Complete Block Design (RCBD) with six
treatments, namely: control, B. tropicus, liquid organic fertilizer,
mycorrhiza (R. intraradices), a combination of B. tropicus with
liquid organic fertilizer, and a combination of mycorrhiza with liquid organic
fertilizer. Each treatment consisted of five replications across three field
observation blocks. Observations were conducted biweekly, measuring plant height,
canopy volume, disease intensity and incidence, as well as mycorrhizal root
colonization in Siam mandarin. Data were subsequently analyzed using SPSS. The
results demonstrated that the combination of B. tropicus and liquid
organic fertilizer had a significant effect on enhancing the growth of Siam
mandarin. Diseases identified during the study included huanglongbing, leaf
spot, sooty mold, and algal leaf spot.
Kata Kunci : Bacillus tropicus, Rhizophagus intraradices, pupuk organik cair, penyakit tanaman, jeruk siam