Laporkan Masalah

Pengaruh Jenis Kelamin dan Umur Potong Terhadap Produksi Karkas dan Non Karkas Ayam Malaysian Agricultural Research and Development Institute (MARDI)

Muhammad Rifqi Abda, Ir. Rusman, M.P., Ph.D., IPM.

2026 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kelamin dan umur potong terhadap produksi karkas dan non karkas ayam Mardi. Penelitian ini menggunakan ayam Mardi dengan jumlah sampel (n) yaitu 20 ekor ayam yang terdiri dari 5 ekor jantan dan 5 ekor betina pada setiap perlakuan. Ayam Mardi dipotong pada umur ±8 minggu dan ±10 minggu. Pemotongan ayam dilakukan sesuai dengan metode penyembelihan halal yang dilanjutkan dengan pemisahan bagian karkas dan non karkas (parting). Variabel yang diamati berupa bobot potong, bobot karkas, persentase karkas (dada, paha atas, paha bawah, sayap, dan punggung), bobot non karkas, serta persentase non karkas (darah, bulu, kepala dan leher, ceker, organ dalam, hati, empedal, dan jantung). Analisis data dilakukan menggunakan SPSS dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 2 × 2 (jenis kelamin dan umur potong). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin berpengaruh secara signifikan terhadap persentase dada, persentase paha bawah, persentase sayap, persentase punggung, bobot non karkas, persentase non karkas, persentase bulu, persentase kepala dan leher, serta persentase kaki (ceker). Umur potong berpengaruh secara signifikan terhadap bobot potong, bobot karkas, persentase paha bawah, bobot non karkas, persentase non karkas, dan persentase bulu. Terdapat interaksi antara jenis kelamin dan umur potong terhadap karkas dan non karkas pada variabel berupa persentase karkas dan bobot non karkas ayam Mardi. 

This study aimed to determine the effects of sex and slaughter age on the carcass and non carcass production of Mardi chickens. A total of 20 Mardi chickens were used as the research samples, consisting of 5 males and 5 females in each treatment group. The chickens were slaughtered at approximately ±8 and ±10 weeks of age. Slaughtering was carried out according to the halal slaughtering procedure, followed by the separation of carcass and non carcass components (parting). The observed variables included slaughter weight, carcass weight, carcass percentage (breast, thigh, drumstick, wing, and back), non carcass weight, and non carcass percentage (blood, feathers, head and neck, feet, internal organs, liver, gizzard, and heart). The data were analyzed using SPSS based on a 2 × 2 factorial Completely Randomized Design (CRD), with sex and slaughter age as the experimental factors. The results showed that sex significantly effect on breast percentage, drumstick percentage, wing percentage, back percentage, non carcass weight, non carcass percentage, feather percentage, head and neck percentage, and feet percentage. Slaughter age significantly influenced slaughter weight, carcass weight, drumstick percentage, non carcass weight, non carcass percentage, and feather percentage. There was a significant interaction between sex and slaughter age on carcass and non carcass characteristics, particularly on carcass percentage and non carcass weight of Mardi chicken. 

Kata Kunci : Ayam Mardi, Jenis kelamin, Umur potong, Karkas, Non karkas

  1. S1-2026-503830-abstract.pdf  
  2. S1-2026-503830-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-503830-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-503830-title.pdf