Laporkan Masalah

Karakteristik Eksterior Kuantitatif Kambing Betina di Kecamatan Kejobong Purbalingga

Ryan Maulana, Prof. Ir. Panjono, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.

2026 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik eksterior kuantitatif kambing betina Bligon, Kejobong, dan Peranakan Ettawa di kecamatan Kejobong, Purbalingga, Jawa Tengah. Materi yang digunakan berupa 91 ekor kambing betina dengan kisaran poel antara 1 hingga 4. Kambing terdiri atas tiga jenis/rumpun, yaitu 35 ekor Bligon, 5 ekor Kejobong, dan 51 ekor Peranakan Ettawa. Data yang diambil meliputi ukuran tubuh, Skor Kondisi Tubuh (SKT), dan bobot badan. Data ukuran tubuh dan bobot badan didapatkan dengan melakukan pengukuran secara langsung, sedangkan SKT dengan melakukan pengamatan dan perabaan tubuh ternak. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi pola searah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang badan, tinggi gumba, dan lingkar dada kambing betina Bligon, Kejobong, dan Peranakan Ettawa berturut-turut masing-masing adalah 62,17±5,62, 63,20±3,63, dan 63,54±5,47 cm, 71,60±4,45, 70,60±4,28, dan 71,06±4,00 cm, serta 74,74±6,96, 73,00±3,00, dan 74,78±5,01 cm. Panjang badan, tinggi gumba, dan lingkar dada kambing betina Bligon, Kejobong, dan Peranakan Ettawa berbeda tidak nyata. Nilai SKT dan bobot badan kambing betina Bligon, Kejobong, dan Peranakan Ettawa berturut-turut masing-masing adalah 2,90±0,29; 2,50±0,71, dan 2,92±0,34, serta 32,39±10,71, 31,52±5,94, dan 30,94±5,67 kg. Nilai SKT dan bobot badan kambing betina Bligon, Kejobong, dan Peranakan Ettawa berbeda tidak nyata. Disimpulkan bahwa kambing betina Bligon, kejobong dan Peranakan Ettawa yang ada di Kecamatan Kejobong, memiliki karakteristik eksterior kuantitatif yang relatif sama. Ukuran tubuh kambing Kejobong dan Peranakan Ettawa secara umum sama dengan ukuran di penetapan tetapi bobot badannya masih lebih rendah.

This study aimed to determine the quantitative exterior characteristics of Bligon, Kejobong, and Peranakan Ettawa goats does in Kejobong District, Purbalingga Regency, Central Java Province. As many as 91 head of goat does with one to four pairs of permanent incisors (poel). They were comprised of 35 head of Bligon, 5 head of Kejobong, and 51 head of Peranakan Ettawa goat does. The parameters assessed included body size, body condition score (BCS), and body weight. The data were analyzed using one-way analysis of variance. The result showed that body lengths, wither height and heart girth of Bligon, Kejobong, and Peranakan Ettawa goats does were 62.17±5.62, 63.20±3.63, and 63.54±5.47 cm; 71.60±4.45, 70.60±4.28, and 71.06±4.00 cm, and 74.74±6.96, 73.00±3.00 and 74.78±5.01 cm, respectively. There were no significant difference body lengths, wither height and heart girth among them. The mean BCS values and body weight of Bligon, Kejobong, and Peranakan Ettawa goats does were 2.90±0.29, 2.50±0.71, and 2.92±0.34, and 32.39±10.71, 31.52±5.94, and 30.94±5.67 kg, respectively. There were no significant difference BCS and body weight among them. It is concluded that Bligon, Kejobong, and Peranakan Ettawa goat does have similar body size, BCS and body weight. In general, they have the same body size but lower body weight than government standards.

Kata Kunci : karakteristik eksterior kuantitatif, kambing betina, Bligon, Kejobong, Peranakan Ettawa

  1. S1-2026-443035-abstract.pdf  
  2. S1-2026-443035-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-443035-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-443035-title.pdf