PENGELOLAAN WISATA ALAM CURUG SIKLOTOK DAN TAMAN SIDANDANG, DESA WISATA KALIGONO, KABUPATEN PURWOREJO
Isti Rahmaningsih, Ir.Retno Nur Utami, M.P.
2026 | Skripsi | KEHUTANAN
Kabupaten Purworejo merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi wisata alam yang banyak, salah satunya adalah wisata alam air terjun di Taman Sidandang dan Curug Siklotok yang terletak di Desa Wisata Kaligono, Kabupaten, Purworejo. Kunjungan wisatawan ke Objek Wisata Alam Curug Siklotok dan Objek Wisata Alam Taman Sidandang di Desa Kaligono mengalami penurunan pasca pandemi Covid-19. Penurunan jumlah kunjungan tersebut menunjukkan perlunya mengetahui kondisi kinerja pengelolaan wisata alam, mengingat pengelolaan destinasi berperan dalam menjaga kualitas objek wisata dan mendukung keberlanjutan kegiatan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai performa pengelolaan wisata alam Taman Sidandang dan Curug Siklotok di Desa Wisata Kaligono, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo. Indikator penelitian yang digunakan merupakan acuan dari SNI 8013-2014. Data pengelolaan dikumpulkan melalui wawancara dengan pengelola dan masyarakat, pembagian kuesioner kepada pengunjung, observasi lapangan dan studi pustaka. Data yang diperoleh diolah menggunakan Skala Likert dan dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan wisata alam pada Objek Wisata Alam Taman Sidandang pada kategori baik (16,87) dan Objek Wisata Alam Curug Siklotok pada kategori cukup baik (14,2). Indikator informasi jalur akses merupakan indikator yang memiliki kategori sangat baik pada kedua Objek Wisata Alam tersebut. Objek Wisata Alam Curug Siklotok memiliki satu indikator dengan kategori tidak baik yakni adanya program perlindungan/pengamanan spesies endemik/langka/dilindungi. Diperlukan upaya perbaikan pada fasilitas dasar bagi pengunjung dan peningkatan promosi wisata alam guna meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung.
Purworejo Regency is one of the regions with abundant natural tourism potential, including the waterfalls at Taman Sidandang and Curug Siklotok, located in Kaligono Tourism Village, Purworejo Regency. Visitor numbers to the Curug Siklotok and Taman Sidandang natural attractions in Kaligono Village have declined following the COVID-19 pandemic. This decline in visitor numbers highlights the need to assess the performance of natural tourism management, given that destination management plays a crucial role in maintaining the quality of tourist attractions and supporting the sustainability of tourism activities. This study aims to determine the performance indicators of natural tourism management at Sidandang Park and Siklotok Waterfall in Kaligono Tourism Village, Kaligesing Subdistrict, Purworejo Regency. The research indicators used are based on SNI 8013-2014. Management data were collected through interviews with managers and local residents, questionnaires distributed to visitors, field observations, and a literature review. The data obtained were processed using a Likert scale and analyzed descriptively.
The results of the study indicate that nature tourism management at the Sidandang Park natural tourist attraction falls into the “good” category (16.87), while that at Curug Siklotok falls into the “fairly good” category (14.2). The “access route information” indicator was rated “very good” for both natural tourist attractions. The Curug Siklotok natural tourist attraction has one indicator rated as “not good,” namely the absence of a program for the protection and conservation of endemic, rare, or protected species. Efforts are needed to improve basic facilities for visitors and enhance the promotion of nature tourism.
Kata Kunci : penilaian pengelolaan, desa wisata, wisata alam, Skala Likert, masyarakat