Laporkan Masalah

Pengaruh Konversi Lahan Pertanian terhadap Ketersediaan Beras Produksi Lokal di Daerah Istimewa Yogyakarta

Dian Rahmanisa, Sugiyarto, S.P., M.Sc.; Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc.

2026 | Skripsi | SOS.EK. PERTANIAN (AGROBISNIS)

Peningkatan populasi penduduk meningkatkan permintaan lahan dan mendorong konversi lahan pertanian. Daerah Istimewa Yogyakarta juga menjadi salah satu wilayah dengan konversi sawah yang tinggi. Hal ini menjadi salah satu ancaman utama bagi ketahanan pangan daerah meskipun telah diterbitkan kebijakan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B). Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis tren konversi lahan pertanian dan ketersediaan beras di DIY, (2) menganalisis perbedaan luas lahan pertanian antara sebelum dan sesudah implementasi Perda PLP2B di DIY, serta (3) menganalisis pengaruh luas lahan pertanian, produktivitas, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) ADHK, harga beras konsumen, dan kebijakan PLP2B DIY terhadap rasio ketersediaan beras produksi lokal. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari lima kabupaten/kota di DIY pada periode tahun 2003–2019. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis tren, uji beda Paired Sample t-test, dan regresi data panel dengan estimasi Fixed Effect Model (FEM) berbasis Panel-Corrected Standard Errors (PCSE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konversi lahan pertanian di DIY bersifat fluktuatif sehingga variabel tren waktu tidak signifikan sedangkan tren ketersediaan beras produksi lokal memiliki tren kuadratik terhadap waktu. Hasil analisis menunjukkan bahwa luas lahan pertanian, produktivitas, dan harga beras berpengaruh positif signifikan terhadap ketersediaan beras di DIY, sedangkan PDRB ADHK memberikan pengaruh negatif. Intervensi kebijakan Perda PLP2B tingkat provinsi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap ketersediaan beras, yang sejalan dengan hasil uji beda di mana tidak terdapat perbedaan luas lahan pertanian yang signifikan antara sebelum dan sesudah penerapan kebijakan tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, pemerintah perlu terus mengoptimalkan metode pencatatan luas lahan dan meningkatkan produktivitas guna mempertahankan ketersediaan beras produksi lokal di DIY.

Population growth increases demand for land and drives the conversion of agricultural land. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) is also among the regions with high rates of wetland conversion. This poses a major threat to regional food security, despite the enactment of the Sustainable Food Agricultural Land Protection (PLP2B) policy. This study aims to: (1) analyze trends in agricultural land conversion and rice availability in DIY; (2) examine differences in agricultural land area before and after implementation of the PLP2B Regional Regulation in DIY; and (3) analyze the effects of agricultural land area, productivity, Gross Regional Domestic Product (GRDP) at constant prices (ADHK), consumer rice prices, and the DIY PLP2B policy on the ratio of rice availability from local production.This study uses secondary data from five regencies and municipalities in DIY for the period 2003–2019. The data analysis methods include trend analysis, a paired-samples t-test, and panel data regression estimated using a Fixed Effects Model (FEM) with Panel-Corrected Standard Errors (PCSE). The results show that agricultural land conversion in DIY fluctuates, making the time-trend variable statistically insignificant, while the availability of rice produced locally follows a quadratic trend over time.The analysis showed that agricultural land area, productivity, and rice prices had significant positive effects on rice availability in DIY while GRDP at constant prices had a negative effect. The provincial-level PLP2B Regional Regulation had no significant effect on rice availability, consistent with the results of the difference test, which found no significant difference in agricultural land area before and after the policy was implemented. Based on these findings, the government should continue to improve methods for recording agricultural land area and increase productivity to maintain the availability of locally produced rice in DIY.

Kata Kunci : konversi lahan pertanian, ketersediaan beras, kebijakan PLP2B, DIY

  1. S1-2026-492533-abstract.pdf  
  2. S1-2026-492533-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-492533-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-492533-title.pdf