Laporkan Masalah

Aplikasi Citra Pleiades Hasil Pan-Sharpening untuk Evaluasi Kinerja Ruas Jalan di Koridor Utama Kawasan Perkotaan Yogyakarta

Eva Febriyani, Prof. Dr. R. Suharyadi, M.Sc.

2026 | Skripsi | KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUH

Kawasan perkotaan Yogyakarta merupakan pusat pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan pariwisata yang menghadapi intensitas mobilitas harian sangat tinggi, ditandai peningkatan jumlah kendaraan bermotor dari 3,1 juta unit pada 2021 menjadi 3,4 juta unit pada 2023. Evaluasi kinerja ruas jalan secara konvensional melalui survei lapangan memiliki keterbatasan secara biaya dan waktu, sehingga diperlukan pendekatan berbasis penginderaan jauh menggunakan citra satelit resolusi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis kemampuan citra Pleiades hasil pan-sharpening dalam ekstraksi data spasial yang relevan terhadap parameter kinerja ruas jalan, dan (2) mengevaluasi kinerja ruas jalan berdasarkan perhitungan kapasitas, volume jam puncak lalu lintas, dan tingkat pelayanan untuk kepentingan manajemen lalu lintas.
Penelitian dilakukan pada 21 ruas jalan koridor utama yang terbagi menjadi 39 segmen analisis dengan citra Pleiades resolusi 0,5 m hasil pan-sharpening dengan metode Brovey Transform. Data penggunaan lahan sisi jalan serta parameter geometrik jalan yang meliputi lebar jalan, jumlah lajur, jumlah jalur, median, dan bahu jalan/kerb diekstraksi melalui interpretasi visual kemudian diuji ketelitiannya terhadap kondisi lapangan. Data primer tambahan diperoleh melalui survei lapangan berupa perhitungan volume lalu lintas pada tiga periode (pagi, siang, sore) untuk kondisi hari kerja dan akhir pekan. Selanjutnya, kapasitas tiap segmen dihitung mengikuti Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 melalui kapasitas dasar yang dikoreksi dengan faktor lebar lajur, pemisahan arah, hambatan samping, dan ukuran kota, sebelum dibandingkan dengan volume jam puncak untuk memperoleh derajat kejenuhan dan tingkat pelayanan tiap ruas.
Hasil pan-sharpening terbukti meningkatkan ketajaman spasial dan keterbacaan objek geometrik jalan, mendukung proses interpretasi visual dengan tingkat ketelitian tinggi terhadap kondisi lapangan, yaitu 90,9% untuk penggunaan lahan, 95% untuk lebar jalan, 86,54% untuk jumlah lajur, 98,72% untuk jumlah jalur, 97,44% untuk median, dan 94,87% untuk bahu jalan/kerb. Tingkat pelayanan jalan pada hari kerja menunjukkan Jalan Parangtritis, Jalan Maguwo, Jalan Kaliurang, dan Jalan Godean tergolong pada tingkat pelayanan F baik pada hari kerja maupun akhir pekan sehingga membutuhkan penanganan prioritas, sementara Jalan Imogiri Barat dan Jalan Wonosari memerlukan perhatian khusus pada akhir pekan karena mengalami penurunan tingkat pelayanan yang tajam akibat lonjakan aktivitas wisata di koridor selatan.

Yogyakarta’s urban area is a center of economic growth, education, and tourism that experiences very high levels of daily mobility, as indicated by the increase in the number of motor vehicles from 3.1 million units in 2021 to 3.4 million units in 2023. Conventional road performance evaluation through field surveys is constrained by cost and time requirements; therefore, a remote sensing-based approach using high-resolution satellite imagery is needed. This study aims to (1) analyze the capability of pan-sharpened Pleiades imagery to extract spatial data relevant to road performance parameters and (2) evaluate road performance based on road capacity, peak-hour traffic volume, and level of service for traffic management purposes.

The study was conducted on 21 main corridor roads divided into 39 analysis segments using 0.5 m-resolution pan-sharpened Pleiades imagery processed with the Brovey Transform method. Roadside land-use information and road geometric parameters, including road width, number of lanes, number of carriageways, median, and shoulder/kerb, were extracted through visual interpretation and subsequently assessed for accuracy against field conditions. Additional primary data were obtained through field surveys involving traffic volume counts during three periods (morning, midday, and afternoon) for both weekday and weekend conditions. Subsequently, the capacity of each segment was calculated in accordance with the Indonesian Highway Capacity Manual (Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia, PKJI) 2023 using the basic capacity adjusted by lane-width, directional separation, side-friction, and city-size adjustment factors. The resulting capacity was then compared with the peak-hour traffic volume to determine the degree of saturation and level of service for each road segment.

The pan-sharpening results demonstrated improved spatial sharpness and enhanced readability of road geometric features, supporting visual interpretation with high accuracy relative to field conditions, namely 90.9% for land use, 95% for road width, 86.54% for the number of lanes, 98.72% for the number of carriageways, 97.44% for medians, and 94.87% for shoulders/kerbs. Road level of service on weekdays indicated that Parangtritis Road, Maguwo Road, Kaliurang Road, and Godean Road were classified as Level of Service F on both weekdays and weekends, indicating the need for priority treatment. Meanwhile, Imogiri Barat Road and Wonosari Road require particular attention on weekends due to substantial declines in level of service associated with increased tourism activity along the southern corridor.

Kata Kunci : Citra Pleiades, pan-sharpening, kinerja ruas jalan, koridor utama perkotaan Yogyakarta

  1. S1-2026-499220-abstract.pdf  
  2. S1-2026-499220-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-499220-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-499220-title.pdf