Perbandingan keakuratan model arus kas metoda langsung dan tidak langsung dalam memprediksi arus kas dan deviden masa depan
THIONO, Handri, Prof.Dr. Zaki Baridwan, M.Sc
2005 | Tesis | S2 AkuntansiTujuan penelitian ini adalah melakukan pengujian empiris mengenai kemampuan laporan keuangan khususnya informasi arus kas metoda langsung dan tidak langsung untuk memprediksi arus kas dan deviden masa depan. Studi ini dilakukan untuk menguji pernyataan FASB dalam SFAS No. 95 dan IAI dalam PSAK No.2 bahwa metoda langsung dapat menghasilkan informasi yang berguna dalam mengestimasi arus kas masa depan yang tidak dapat dihasilkan dengan metoda tidak langsung. Model prediksi dibentuk melalui regresi data panel dengan pertimbangan model regresi yang efisien. Studi ini mengevaluasi 2 model prediksi arus kas dan deviden masa depan. Model pertama terdiri atas komponen arus kas masuk dan arus kas keluar operasi. Sedangkan model kedua terdiri atas komponen laba dan akrual. Sampel yang digunakan adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta, perioda 1999-2004. Data dikumpulkan dengan metoda purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan untuk model prediksi arus kas berjumlah 35 perusahaan, dan 25 perusahaan untuk model prediksi deviden. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model dengan komponen arus kas metoda langsung memiliki kemampuan prediksi yang lebih baik daripada model dengan komponen arus kas metoda tidak langsung untuk memprediksi arus kas masa depan. Sedangkan keakuratan prediksi model dengan komponen arus kas metoda langsung tidak berbeda dari model dengan komponen arus kas metoda tidak langsung untuk memprediksi deviden masa depan. Penelitian ini mendukung pernyataan FASB dalam SFAS No. 95 dan IAI dalam PSAK No.2 bahwa metoda langsung dapat menghasilkan informasi yang berguna dalam mengestimasi arus kas masa depan yang tidak dapat dihasilkan dengan metoda tidak langsung.
The objective of the study was to examine the ability direct and indirect method information in predicting future cash flow and dividend. This study evaluated FASB’s statements in SFAS 95 and IAI’s statements in PSAK No. 2, that the direct method provided more useful information in predicting future cash flow than indirect method. Panel data regression models were developed. The study evaluated two cash flow and dividend prediction models, that employed cash inflows from operating activities, cash outflows for operating activities, net income, and accrual. The sample of this study was manufacturing companies listed in Jakarta Stock Exchange within the period of 1999-2004. The data was collected using purposive sampling method. The amount of the sample was 35 companies for cash flow prediction models, and 25 companies for dividend prediction models. The results of this study showed that a combination of cash inflows and cash outflows outperform net income and accrual in predicting future cash flow. However, the evidence showed that direct method model did not outperform indirect method model in predicting future dividend. The empirical results supported the FASB’s statements, that direct method provided useful information in predicting future cash flow than indirect method.
Kata Kunci : Dividen,Arus Kas Langsung dan Tidak Langsung,