Pengaruh Penambahan Lampu UV Terhadap Efektivitas Penggunaan Fly Trap dengan Atraktan Darah Kambing di Kandang Sapi Potong
Mirza Razaq Haqqi, Prof. Ir. Panjono, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.
2026 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan lampu UV terhadap fly trap di kandang sapi potong, untuk mengetahui umur penggunaan atraktan darah kambing yang sama selama masa penelitian, dan untuk mengetahui pengaruh lampu UV terhadap perubahan kondisi atraktan pada fly trap. Penelitian menggunakan delapan buah fly trap yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang diberi penambahan lampu UV dengan daya 11 watt pada masing-masing fly trap dan kelompok kontrol tanpa penambahan lampu UV. Semua fly trap diberi darah kambing sebagai atraktan, fly trap ditempatkan di tiang kandang sapi potong secara selang-seling antar kelompok. Pengamatan dilakukan selama enam hari. Variabel yang diamati meliputi kondisi atraktan, jenis dan jumlah lalat, dan total jumlah lalat yang tertangkap. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis T Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor aroma, tekstur, dan warna atraktan pada hari ke-6 pada kelompok lampu UV dan kontrol berturut-turut masing-masing adalah 3,00±0,00 dan 3,00±0,00, 2,00±0,00 dan 2,00±0,00, serta 2,25±0,00 dan 2,33±0,00. Skor aroma, tekstur, dan warna kelompok lampu UV dan kontrol berbeda tidak nyata. Ada dua jenis lalat yang tertangkap, yaitu lalat Muscidae dan Calliphoridae. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah lalat Muscidae dan Calliphoridae pada hari ke-6 pada kelompok lampu UV dan kontrol berturut-turut masing-masing adalah 0,25±0,50 dan 1,00±1,41 ekor serta 0,50±0,57 dan 0,25±0,50 ekor. Jumlah total lalat Muscidae dan Calliphoridae yang tertangkap pada kelompok lampu UV dan kontrol berbeda tidak nyata. Disimpulkan bahwa penambahan lampu UV dengan daya 11 watt tidak meningkatkan efektivitas penggunaan fly trap dengan atraktan darah kambing di kandang sapi potong.
This study aimed to determine the effect of adding UV lights to fly traps in a beef cattle barn, to determine how long the same goat blood attractant could be used during the study period, and to determine the effect of UV lights on changes in the condition of the attractant in the fly traps. The study used eight fly traps divided into two groups: a group with an 11-watt UV light added to each fly trap and a control group without UV lights. All fly traps were baited with goat blood as the attractant, and the traps were placed on the posts of the beef cattle barn, alternating between groups. Observations were carried out for six days. The variables observed included the condition of the attractant, the types and numbers of flies, and the total number of flies caught. The data obtained were analyzed using a The data obtained were analyzed using a T-Test. The results showed that the scores for the aroma, texture, and color of the attractant on day 6 in the UV light group and the control group were 3.00±0.00 and 3.00±0.00, 2.00±0.00 and 2.00±0.00, and 2.25±0.00 and 2.33±0.00, respectively. The aroma, texture, and color scores of the UV light group and the control group did not differ significantly. Two types of flies were caught, namely Muscidae and Calliphoridae. The results showed that the numbers of Muscidae and Calliphoridae flies on day 6 in the UV light group and the control group were 0.25±0.50 and 1.00±1.41 flies, and 0.50±0.57 and 0.25±0.50 flies, respectively. The total numbers of Muscidae and Calliphoridae flies caught in the UV light group and the control group did not differ significantly. It was concluded that the addition of 11-watt UV lights did not increase the effectiveness of fly traps using goat blood as an attractant in a beef cattle pens.
Kata Kunci : atraktan, fly trap, lampu UV, darah kambing