Laporkan Masalah

Manajemen Pemeliharaan Ayam Joper di Kelompok Peternak Lupat Bendo Farm Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul, Yogyakarta

Tsaniya Rizqinasywa, Dr. Ir. Heru Sasongko, M.P.

2026 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pemeliharaan ayan Joper, mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan manajemen pemeliharaan, mengevaluasi performa produksi ayam Joper, serta menganalisis hubungan karakteristik peternak yang meliputi tingkat pendidikan dan pengalaman beternak dengan performa produksi ayam Joper pada Kelompok Peternak Lupat Bendo Farm Wukirsari. Penelitian menggunakan metode survei terhadap 17 peternak. Data karakteristik peternak dan manajemen pemeliharan diperoleh melalui wawancara dan observasi. Data kualitatif dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan data kuantitatif dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pemeliharaan ayam Joper masih dilakukan secara sederhana dengan sistem kandang terbuka (open house), penggunaan pakan komersial yang dikombinasikan dengan bahan pakan lokal, serta penerapan kesehatan dan biosecurity yang belum optimal. Performa produksi menunjukkan rata-rata bobot badan sebesar 667,7 g/ekor, body weight gain sebesar 637,7 g/ekor, Feed Conversion Ratio (FCR) sebesar 3,4, dan mortalitas sebesar 8,5%. Hasil uji korelasi Rank Sprearman menunjukkan bahwa tingkat pendidikan formal tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan performa produksi, sedangkan pengalaman beternak memiliki hubungan yang signifikan dengan body weight gain dan Feed Conversion Ratio (FCR), tetapi tidak dengan mortalitas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variasi penerapan manajemen pemeliharaan masih berkaitan masih berkaitan dengan perbedaan performa produksi antarpeternak. Selain itu, pengalaman beternak mempunyai hubungan yang lebih kuat dengan performa produksi dibandingkan tingkat pendidikan formal. 

This study aims to analyze the management of Joper chicken management, identify factors that support and hinder the implementation of management practices, evaluate the production performance of Joper chicken, and analyze the relationship between farmer characteristics including educational level and farming experience and the production performance of Joper chicken in the Lupat Bendo Farm Wukirsari Farmer's Group. The study employed a survey method involving 17 farmers. Data on farmer characteristics and maintenance management were collected through interviews and observations. Qualitative data were analyzed using the Miles and Huberman model, while quantitative data were analyzed descriptively and using  Spearman's rank correlation test.  The results showed that Joper chicken husbandry management is still carried out in a simple manner using an open-house system, a combination of commercial feed and local feed ingredients, and suboptimal implementation of health and biosecurity measures. Production performance showed an average body weight of 666.7 g/bird, a body weight gain of 637. 7 g/bird, a Feed Conversion Ratio (FCR) of 3.4, and a mortality rate of 8.5%. The result of the Spearman rank correlation test indicate that the level of formal education has no significant relationship with the production performance, while farming experience has a significant relationship with body weight gain and the Feed Conversion Ratio (FCR) , but not wit mortality. Based on the research result, it can be concluded that variations in the application of husbandry management are still related to differences in production performance among farmers. In addition, farming experience has a stronger relationship with production performance than the level of formal education. 

Kata Kunci : Ayam Joper, Karakteristik Peternak, Performa Produksi

  1. S1-2026-505404-abstract.pdf  
  2. S1-2026-505404-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-505404-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-505404-title.pdf