Pola rekrutmen anggota DPRD oleh Partai Politik Lama dan Baru di Kabupaten Lampung Barat :: STudi kasus Proses Rekrutmen Anggota DPRD oleh Partai PDIP dan PKS di Kabupaten Lampung Barat Periode 2004-2009
MAIDAR, Dr. I Ketut Putra Erawan), MA
2005 | Tesis | S2 Ilmu Politik (Politik Lokal dan Otonomi Daerah)Salah satu fungsi partai politik adalah rekrutmen politik, rekrutmen politik berjalan dengan baik apabila dilaksanakan secara demokratis, transparan. Dalam rangka untuk pencapaian infut leadership di legislatif, diperlukan suatu organisasi yang sehat khususnya dalam hal rekrutmen politik yakni partai politik. Oleh karena itu sangat menarik untuk dilakukan pengkajian tentang pola rekrutmen anggota DPRD oleh partai politik. Tesis ini berjudul Pola Rekrutmen Anggota DPRD oleh Partai Politik Lama dan Baru di Kabupaten Lampung Barat, (Studi Kasus Proses Rekrutmen Anggota DPRD oleh PDIP dan PKS periode 2004-2009). Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan Pola Rekrutmen Anggota DPRD yang dilakukan oleh PDIP dan PKS, pada Pemilihan Umum Legislatif Tahun 2004. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diolah dari hasil pengamatan dan wawancara dengan Tokoh partai sekaligus anggota DPRD. Sedangkan data sekunder diperoleh dari Sekretariat DPRD, KPU, Kantor Kesbang dan Linmas Kabupaten Lampung Barat. Unit analisis dalam penelitian ini adalah PDIP dan PKS. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif eksploratif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pola rekrutmen Anggota DPRD yang dilakukan oleh PDIP maupun PKS sama-sama menerapkan sistem Partisanship, namun terdapat tingkat drajat tekanan yang berbeda. Jika PDIP drajat tekanannya pada kedekatan seseorang dengan struktur partai, misalnya lamanya dipartai, jabatannya dipartai, aktivitasnya dipartai. Sedangkan PKS, drajat penekanannya pada kedekatan dengan seseorang, misalnya selain pengurus inti partai, juga kader yang sudah tidak diragukan lagi personalitasnya, baik kapabilitasnya maupun moralitas, khususnya nilai-nilai keislaman sang caleg. Adapun Pola rekrutmen yang dilakukan oleh PDIP selain berdasarkan sistem Partisanship juga sistem Survival. Dimana partai PDIP dalam merekrut caleg mempertimbangkan seseorang yang memiliki basis massa yang besar, dan caleg yang memiliki sumber daya ekonomi yang relatif baik. Hal tersebut lebih disebabkan karena PDIP merupakan partai yang sudah lama mengakar di masyarakat Lampung Barat, selain itu merupakan karakter dari PDIP sebagai partai massa. Pada partai PKS dalam proses rekrutmen calon anggota DPRD, tidak menerapkan sistem survival, hal tersebut dikarenakan PKS Kabupaten Lampung Barat merupakan partai baru, sehingga masih dalam taraf konsolidasi partai, dimana dapat terlihat masih minimnya kader partai, dan masih kurang mengakar di masyarakat, serta merupakan karakter dari PKS sebagai partai kader. Pola rekrutmen pada PKS, selain berdasarkan partisanship, juga berdasarkan sistem Kompartementalisasi, yakni selain memang rekrutmen memprioritaskan dari pengurus partai, namun juga mempertimbangkan dari aspek kapabilitas, personalitas, moralitas, serta skill atau keahlian seseorang kader.Pada PDIP tidak menerapkan sistem Kompartementalisasi, dikarenakan walaupun seseorang memiliki skill, pendidikan yang baik, dan berasal dari kalangan profesional, namun yang diutamakan adalah kedekatan dengan pengurus partai. Kata Kunci : Pola Rekrutmen, Anggota DPRD, PDIP dan PKS.
One of political party functions is political recruitment. Political recruitment runs well if it is done democratically and transparently. In order to provide leadership input in legislative body, a healthy organization, especially in political recruitment, is required; i.e. political party. Therefore, it is interesting to make evaluation on recruitment pattern of local legislative (DPRD) members by political parties. This thesis is titled Recruitment Pattern of DPRD Member by Old and New Political Parties in District of Lampung Barat, (Case Study of Recruitment Process of DPRD Members by PDIP and PKS in period of 2004-2009). The purpose of this research is to identify and describe recruitment pattern of DPRD member applied by PDIP and PKS in the 2004 Legislative General Election. Data used in this research is primary and secondary data. Primary data was processed from observation and interview with party’s leaders and members of DPRD. Secondary data was obtained from DPRD Secretariat, KPU, Kesbang Office, and Linmas of District of Lampung Barat. Analytical unit in this research is PDIP and PKS. Analysis method used is explorative, qualitative descriptive method. Results of the research indicate that recruitment pattern of DPRD member by PDIP and PKS is by applying partisanship system, but with different emphasis. PDIP emphasized more on one’s nearness to party structure; for example, duration of being party’s member, position in the party and activity within the party. In other side, PKS stressed on nearness to someone; for example, main party’s administrators and cadres whose personality, capability, and morality, especially in Islamic values, is undoubtable. PDIP also used Survival system. In this system, PDIP recruited the candidate based on big mass base and relatively good economic resource they have. The system was done because PDIP is a party that has rooted long time in community of Lampung Barat, and it is a character of PDIP as mass party. Meanwhile, PKS did not use survival system in recruiting candidate DPRD member because PKS is a new party in Lampung Barat. PKS is still in consolidation phase, where it had still less party cadres, less rooted in community, and character of PKS. PKS’s Recruitment pattern based also on compartmentalization system; that is, the recruitment prioritized the party’s administrator and considered cadre’s capability, personality, morality and skill. PDIP did not use compartmentalization system, because the party more emphasized on nearness to party’s administrator, although the cadre has good skill and education, and come from professional community.
Kata Kunci : DPRD,Pola rekrutmen,Partai Politik,recruitment pattern, DPRD member, PDIP, PKS